Kamis, 13 Aug 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Ringkus Pencuri, Temukan Ratusan Pil Koplo

09 Juli 2020, 12: 15: 42 WIB | editor : Adi Nugroho

Curanmor

PESAKITAN: Unit Resmob Macan Wilis Satreskrim Polres Nganjuk mengamankan pelaku curanmor di Kelurahan Kauman, Kota Nganjuk (6/7) lalu. (Polres Nganjuk for radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Deva Faris, 20, dan Pungki Yulianto, 20, akhirnya berhasil diringkus pihak kepolisian setelah menjadi buron kasus curanmor. Uniknya, saat digerebek petugas tak sengaja menemukan ratusan pil koplo dari tangan pelaku.

Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Roni Yunimantara mengatakan, penangkapan bermula dari laporan saksi. Pasalnya, ada yang mengenali sepeda motor Yamaha Vixion B 6108 CTN milik Saefi Umar Ma’ruf, 25, warga Kelurahan Kauman, Kota Nganjuk.

“Teman korban mengaku melihat motor tersebut di Jl Raya Kecubung, Pace. Akhirnya petugas melakukan penyelidikan,” ujar Roni kepada Jawa Pos Radar Nganjuk kemarin siang

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, petunjuk mengarah kepada Deva yang tinggal di Desa Sumberurip, Berbek. Untuk memastikan, petugas melakukan pengintaian buruannya selama dua hari. Hingga akhirnya, pelaku pulang ke rumah dan petugas langsung menggerebeknya.

Kepada petugas, Deva mengakui aksi pencurian yang dilakukan pada 12 Juli 2019 silam. Dia juga mengaku  mencuri motor Saefi pada dini hari di rumah kontrakan korban bersama Pungki. “Petugas lalu melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku kedua,” imbuh pria berkumis tipis tersebut.

Pungki diringkus petugas di rumahnya di Desa Kecubung, Pace sekitar pukul 18.00. Setelah berhasil mengamankan pelaku, petugas lalu melakukan penggeledahan di sana.

Dari penggeledahan tersebut, petugas justru menemukan ratusan pil koplo yang diakui pelaku adalah miliknya. Antara lain empat klip pil koplo yang masing-masing berisi 100 butir, satu klip berisi pil 90 butir, serta satu klip berisi 9 dan 2 butir pil koplo. “Ratusan butir pil tersebut ditemukan di tumpukan kayu di belakang rumah pelaku,” ungkap Roni.

Lantaran kedapatan memiliki ratusan obat keras berbahaya, Pungki pun diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Nganjuk untuk diproses lebih lanjut. Dari penyelidikan yang dilakukan petugas, dia mengaku bahwa mendapat pil koplo tersebut dari kenalannya yang berada di Pace.

“Pelaku kami tangani. Sekarang masih kami coba lakukan pengembangan lagi,” tandas Kasatresnarkoba Polres Nganjuk Iptu Pujo Santoso saat ditemui oleh koran ini.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia