Sabtu, 15 Aug 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Dermaga Ramai, Jalan Ditutup

08 Juli 2020, 14: 00: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

BERGANTIAN : Polisi menghentikan pengendara yang hendak melewai Jalan Inspeksi Brantas kemarin sore.

BERGANTIAN : Polisi menghentikan pengendara yang hendak melewai Jalan Inspeksi Brantas kemarin sore. (IQBAL SYAHRONI/JPRK)

Share this          

Polisi dan satpol PP kembali bersikap tegas untuk mengurangi kerumunan massa. Mereka menutup Jalan Inspeksi Brantas kemarin. Jalanan itu selama ini dikenal sebagai tempat kongkow karena banyak warung kopi yang berdiri di sepanjang tepi Sungai Brantas itu.

Berdasarkan pantauan kemarin, pengunjung area tersebut banyak yang tak mengindahkan protokol kesehatan. Mereka yang nongkrong tak mengindahkan jaga jarak. Juga banyak yang tak bermasker. Oleh petugas, mereka yang tak bermasker diminta pulang.

Petugas akhirnya menutup jalanan tersebut. Penutupan berlangsung sekitar pukul 16.00 hingga pukul 20.00 WIB tadi malam.

Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid menjelaskan bahwa saat petugas razia gabungan tersebut datang beberapa ada yang membubarkan diri. Petugas sendiri datang karena laporan warga. Laporan itu menyebutkan banyak pengunjung warung yang  lesehan di pinggir sungai dan dalam jumlah banyak. “(Mereka) tidak mengindahkan protokol jaga jarak di lokasi,” terangnya.

Beberapa pengunjung diimbau agar tetap menggunakan masker sesudah makan atau minum. Bagi mereka yang datang lebih dari empat orang diminta menjaga jarak. Atau lebih baik duduk di tempat lain agar tidak berkerumun.

Nur Khamid menjelaskan, pemilik warung juga diminta mengingatkan pelanggannya. Yaitu agar mematuhi protokol kesehatan. Mereka juga diminta menyiapkan tempat cuci tangan serta mengurangi jumlah pengunjung. Mengacu pada Perwali nomor 16 tahun 2020 tentang Pengendalian Kegiatan Hiburan dan Perdagangan dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Sementara itu, Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota Ipda Cahyo Widodo menjelaskan bahwa anggotanya juga diturunkan untuk melaksanakan patroli di sepanjang bantaran sungai. Bersama dengan satsabhara, satreskrim, dan satresnarkoba, para petugas melakukan pemantauan sesuai dengan fungsi masing-masing.

“Sebagai langkah preventif ada orang masuk, jalan masuk di sini (pintu selatan, Red) kami tutupi sampai malam nanti (tadi malam, Red),” terang Cahyo.

Penutupan itu hanya berlaku untuk masyarakat umum yang akan masuk atau melintas. Sedangkan bagi warga yang tinggal di sepanjang jalanan itu diperbolehkan melintas. Satu per satu pengendara yang hendak lewat ke Jalan Inspeksi Brantas juga dimintai keterangan dan ditanya hendak menuju ke mana. “Kalau memang warga sekitar, ya boleh masuk. Yang tidak boleh masuk ini yang mau nongkrong,” terang Cahyo. (syi/fud)

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia