Kamis, 13 Aug 2020
radarkediri
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi
Perdagangan

Pasokan Telat, Harga Cabai Naik Turun

07 Juli 2020, 14: 05: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

MURAH : Pedagang cabai merah besar di Pasar Grosir Sayur dan Buah Ngronggo melayani pelanggannya. Pasokan cabai merah besar sempat terhambat beberapa waktu lalu.

MURAH : Pedagang cabai merah besar di Pasar Grosir Sayur dan Buah Ngronggo melayani pelanggannya. Pasokan cabai merah besar sempat terhambat beberapa waktu lalu. (HABIBAH A. MUKTIARA/JPRK)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Keterlambatan pasokan cabai dari luar kota membuat harga cabai besar sempat merangkak naik. Meskipun kenaikan tersebut tidak terlalu besar, hanya berkisar Rp 2 ribu per kilogramnya.

Menurus Haikal, pedagang cabai di Pasar Grosir Buah dan Sayur Ngronggo, harga cabai merah besar sebelumnya Rp 15 ribu per kilogram. Kemudian sempat menjadi Rp 17 ribu.

Naiknya harga ini diakibatkan mulai berkurangnya barang. Seperti saat ini misalnya, Haikal mengaku hanya bisa mendatangkan cabai merah besar sebanyak tiga kuintal saja. “Padahal biasanya bisa mendapat pasokan hingga lima kuintal,” akunya.

Hal yang sama juga dikatakan Juadi, pedagang cabai merah besar di lokasi yang sama. Dia mengatakan harga cabai sempat naik karena barang telat datang. Beberapa hari lalu bahkan sempat menembus Rp 18 ribu. Setelah pasokan cabai datang harga kembali turun menjadi Rp 16 ribu.

“Kalau beli banyak, satu kilogram sekitar Rp 15 ribu,” imbuhnya.

Juadi mengaku mendapatkan cabai merah dari luar kota. Yaitu dari wilayah Banyuwangi. Daerah tersebut saat ini sedang mengalami panen raya. Sedangkan daerah Bojonegoro dikabarkan masih menjelang panen raya.

Soal harga cabai merah besar yang sempat naik itu diakui oleh Ketua Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri Suyono. “Sebelumnya harga cabai sekitar Rp 13 ribu, sekarang sekitar Rp 14 Ribu,” terang Suyono.

Suyono menjelaskan, dengan harga cabai yang dinilai stabil masih memberikan keuntungan bagi petani cabai. Namun apabila harga kurang dari Rp 10 ribu, maka akan membuat petani mengalami kerugian hingga gulung tikar.

Menurutnya, terdapat dua jenis cabai merah besar. Yaitu jenis

gada dan imola. Perbedaan dari keduanya adalah Gada merupakan cabai besar unggulan. Sementara untuk imola adalah jenis cabai merah yang warnanya agak kehitaman. Cabai jenis imola jarang digunakan untuk perusahaan besar. (ara/fud)

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia