Kamis, 13 Aug 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Nekat Masuk Taman Wisata Totok Kerot meski Masih Tutup

Terobos Batas demi Swafoto

06 Juli 2020, 13: 45: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

LANGGAR LARANGAN: Seorang pengunjung melewati pagar pembatas area wisata Taman Totok Kerot di Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu yang masih ditutup kemarin.

LANGGAR LARANGAN: Seorang pengunjung melewati pagar pembatas area wisata Taman Totok Kerot di Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu yang masih ditutup kemarin. (LU’LU’UL ISNAINIYAH/JPRK)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri– Kendati masih masa pendemi, beberapa kawasan wisata di Kabupaten Kediri mulai dipadati pengunjung. Tak terkecuali destinasi Taman Totok Kerot di Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu.

Meskipun belum dibuka, rupanya banyak menarik minat pengunjung untuk datang. Apalagi proses pembangunannya sudah rampung. Namun begitu, kawasan itu sejatinya masih tertutup. Terdapat pagar pembatas yang menandakan dilarang masuk.

Ironisnya, larangan tersebut seakan diabaikan. Beberapa orang yang berkunjung ke sana tampak memasuki area arca. Mereka nekat menerobos pagar pembatas kemarin (5/7).

Fajrina, 17, pengunjung yang mendatangi wisata bersejarah tersebut bersama temannya, mengaku, tertarik mengunjungi arca Totok Kerot untuk berswafoto. “Ya ini memang ke sini mau selfie. Foto-foto aja Mbak,” ujarnya.

Padahal, Fajrina dan teman-temannya mengetahui jika wisata tersebut masih tertutup. Lokasinya masih dalam keadaan diberi pagar pembatas. Terpalang dengan kayu. Walau begitu, ia tetap nekat masuk.

Fajrina beralasan, karena melihat beberapa orang juga masuk. Bahkan, mereka sudah di dalam. “Saya ngikut aja lewat bawah pagar ini Mbak,” imbuhnya.

Fajrina berdalih, hanya menghabiskan waktu selama 15 menit untuk berfoto di sana. Kemudian, langsung meninggalkan tempat tersebut. Selain Fajrina dan teman-temannya, kemarin, tampak puluhan pengunjung lain. Hal itu terlihat dari kendaraan sepeda motor yang terparkir di luar pagar pembatas, pintu masuk kawasan wisata itu.

Pengunjung terlihat silih berganti datang dan pergi dari area wisata di Desa Bulupasar, Pagu tersebut. Selain itu juga terlihat beberapa mobil datang bersama keluarga. Bahkan terlihat kendaraan yang berasal dari luar kota, seperti Jombang. Mereka menghabiskan waktu di hari Minggu bersama istri dan anaknya untuk sekadar bersantai duduk dan menikmati suasana.

“Ya ke sini lagi pengen jalan-jalan aja Mbak sama keluarga. Saya lihat tempat ini kok sudah bagus dibanding sebelumnya,” ujar Wisnu, salah satu pengunjung,  saat ditemui di taman arca Totok Kerot.

Sementara itu, menurut penuturan dari warga yang berjualan di warung sekitar wisata, pada Minggu memang banyak pengunjung datang. “Ya kalau hari Minggu ini ramai Mbak, kalau hari biasa ya sepi, “ terang Muntamah, warga Dusun Kunir, Desa Bulupasar.

Ia menambahkan, semenjak wisata ini selesai pembangunan tiga bulan yang lalu belum dibuka untuk pengunjung. Makanya, diberi pagar pembatas di pintu masuknya.

“Ya mereka nerobos dari bawah bambu itu Mbak untuk masuk, banyak yang foto-foto juga,” jelas Muntamah. (luk/ndr)

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia