Kamis, 13 Aug 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Ada Tambahan 27 Kasus dan 3 Sembuh di Kabupaten Kediri

Bikin Ceria Pasien Anak

04 Juli 2020, 13: 05: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

Kasus Positif Terbaru

Kasus Positif Terbaru (Ilustrasi : Afrizal Saiful Mahbub)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri- Upaya pendampingan pada pasien positif korona terus dilakukan Pemkab Kediri. Terutama pada pasien yang masih berusia anak-anak. Tujuannya, agar mental mereka tidak down selama menjalani karantian.

Di Kabupaten Kediri terdapat belasan anak yang terjangkit korona. Beberapa di antaranya dikarantina pada tempat yang disediakan pemerintah. Salah satunya adalah di Wisma Atlet Pare. Kebanyakan mereka telah menjalani isolasi hampir satu bulan lamanya.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19  dari Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD Kabupaten Kediri pun melakukan pendampingan kemarin siang. Anggota tim mengajak para anak itu berkegiatan positif dan menyenangkan.

“Kami memberikan semangat, termasuk menyarankan untuk selalu beribadah sesuai keyakinan masing-masing,” terang Komandan URC BPBD Kabupaten Kediri Windoko.

Upaya peningkatan mental menjadi fokus pendampingan tersebut. Berpikir positif dan selalu bahagia menjadi titik tekannya. Karena hal itu bisa mengurangi tingkat stress pada mereka yang selama ini dibayang-bayangi virus menular tersebut.

“Utamanya pada anak-anak. Kami bertemu langsung, memberi semangat pada mereka,” ujarnya.

Dalam pendampingan itu Windoko dan tim menyapa mereka yang ada di lokasi karantina. Kemudian mengajak berbincang orang tua dan anak. Tentu dengan memenuhi protokol kesehatan yang ditetapkan.

Ia menyebut upaya ini bisa menjadi penyemangat bagi mereka yang didiagnosis positif korona. Juga menghindarkan prasangka para penderita korona dikucilkan.

“Kami beri motivasi, salah satunya juga pendampingan psikologis. Memberi masukan untuk tetap menjaga kesehatan dengan selalu makan makanan yang di sediakan,” tambahnya..

Di sisi lain, tren perkembangan kasus positif korona di Kabupaten Kediri belum benar-benar stabil. Tadi malam ada tambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 27 orang.

Dari keterangan Jubir GTPP Covid-19 Kabupaten Kediri dr Ahmad Chotib, 27 orang itu tersebar di 7 klaster. Paling banyak adalah Klaster Araya Tulungagung. Jumlahnya  mencapai 10 orang.

“Ada juga dari klaster Maspion Sidoarjo, klaster Surabaya, klaster Desa Gampeng, klaster Desa Ketawang, dan klaster Pace Nganjuk,” terangnya. Selain itu, masih ada juga dari klaster Baru yang saat ini terus dilakukan pelacakan untuk mengetahui sumber penularannya.

Masih kata Chotib, rata-rata mereka yang positif melakukan isolasi mandiri. Hanya beberapa yang dirawat di rumah sakit. Total ada tiga orang yang semuanya masuk klaster Baru. “Dua (dirawat) di RS Bhayangkara Kota Kediri dan satu di RS HVA Pare,” ujarnya.

Selain kabar penambahan positif, tadi malam juga ada tiga pasien yang dinyatakan sembuh.  Yakni satu dari klaster Surabaya yang merupakan warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare. Kemudian dua orang dari klaster Desa Sumberbendo, Kecamatan Pare.

Dengan masih meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri, Chotib mengharapkan masyarakat benar-benar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Caranya dengan mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, jaga jarak dan wajib memakai masker saat beraktivitas.

“Harus kita pahami bersama bahwa disiplin menjalankan protokol kesehatan adalah kunci keberhasilan dalam mengendalikan pandemi Covid-19 ini,” pungkasnya. (din/fud)

Kasus positif korona di Kabupaten Kediri terjadi lonjakan. Total 27 hasil swab test yang keluar dinyatakan positif korona tadi malam. Upaya pendampingan pada mereka yang positif Covid-19 pun terus dilakukan pemerintah. Hal ini sebagai langkah meningkatkan mental mereka yang selama ini melakukan karantina utamanya bagi pasien anak-anak.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia