Sabtu, 15 Aug 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Ditinggal Tidur Siang, Sepeda Motor Warga Sukomoro Raib

01 Juli 2020, 12: 29: 44 WIB | editor : Adi Nugroho

Curanmor

PULBAKET: Anggota Polsek Sukomoro meminta keterangan keluarga Tiyo saat olah TKP Senin (29/6) malam. (Polres Nganjuk for radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Tidur siang Tiyo Wahyu Saputra, 26, pada Senin (29/6) lalu harus dibayar mahal. Pasalnya, pria yang tinggal di Kelurahan/Kecamatan Sukomoro itu kehilangan sepeda motor Honda Beat miliknya yang diparkir di garasi. Pencuri bisa dengan mudah membawa kabur motor karena kunci kontak diletakkan di bagasi.

Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, Tiyo memarkir motor bernopol AG 4291 US di garasi sekitar pukul 12.30. Seperti biasa, dia meletakkan kunci kontak di bagasi motor. “Setelah itu korban langsung tidur di kamar,” ujar Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Roni Yunimantara.

Selain Tiyo, saat itu ada pula ayah Tiyo di dalam rumah. Sayangnya, sang ayah juga tengah tertidur di depan televisi  di ruang tengah. Kejadian nahas itu baru diketahui sekitar pukul 16.00.

Saat itu, ibu Tiyo pulang dari pasar dan menanyakan keberadaan motor Tiyo. “Korban langsung  menuju garasi untuk mengecek motornya dan ternyata tidak ada,” lanjut Roni.

Sempat bertanya-tanya kepada tetangga sekitar, rupanya tidak ada yang tahu keberadaan motor pemuda itu. Mereka lantas melapor ke Polsek Sukomoro sekitar pukul 17.30 Senin lalu.

Terpisah, Kapolsek Sukomoro AKP Jumari mengungkapkan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku pencurian. “Hari ini (kemarin, Red) kami sudah memeriksa beberapa saksi dalam kasus curanmor itu,” ungkap Jumari.

Terkait kasus pencurian yang terjadi siang hari, Jumari menyebut pelaku tidak pernah memandang waktu dalam beraksi. Setiap ada kesempatan, mereka akan langsung melakukan kejahatan. “Pelaku bisa saja sudah mempelajari situasinya,” tegas Jumari.

Karenanya, perwira dengan pangkat tiga balok di pundak ini meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Caranya, dengan memperkuat internal security mereka. “Jangan mudah merasa aman. Harus selalu waspada,” pesan Jumari.

Dikatakan Jumari, polisi akan selalu siap mengayomi dan melindungi masyarakat. Meski demikian, dia meminta partisipasi aktif masyarakat agar kasus pencurian serupa bisa dicegah. “Jangan lengah,” urainya sembari menyebut Unit Reskrim Polsek Sukomoro akan berupaya mengungkap kasus tersebut.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia