Kamis, 09 Jul 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Dua Pasien Korona Meninggal Dunia

Swab Turun, Kasus Covid-19 Bertambah Satu

30 Juni 2020, 14: 36: 57 WIB | editor : Adi Nugroho

Korona

Perkembangan Korona (Ilustrasi: Afrizal Saiful Mahbub - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Tak hanya jumlah pasien positif Covid-19 yang terus bertambah, jumlah pasien meninggal akibat virus dari Wuhan, Cina itu juga kembali bertambah. Kemarin ada dua orang yang dinyatakan meninggal setelah dirawat selama beberapa hari di rumah sakit.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Nganjuk menyebutkan, satu pasien meninggal adalah perempuan berusia 37 tahun asal Kertosono. Pasien yang dirawat di RSUD Nganjuk itu mengembuskan napas terakhir pada Minggu (28/6) lalu.

Satu pasien terkonfirmasi positif korona lain yang meninggal adalah pria berusia 60 tahun asal Kertosono. Pria yang dirawat di RSUD Kertosono itu meninggal sekitar pukul 05.30 kemarin. “Pasien masuk ke rumah sakit pada Sabtu (27/6) lalu,” ujar Kabag Tata Usaha RSUD Kertosono Agus Zainal.

Begitu tiba di RSUD Kertosono, menurut Agus pasien langsung menjalani tes swab. Selanjutnya, setelah menjalani perawatan selama dua hari, pasien meninggal dunia. “Hasil tes swab baru diterima hari ini (kemarin, Red) dan dinyatakan positif,” lanjut Agus.

Terpisah, Ketua Tim Penanggulangan Virus Korona RSUD Nganjuk dr Mei Budi Prasetyo mengungkapkan, pasien perempuan yang meninggal di RSUD Nganjuk merupakan pasien terkonfirmasi ke-69. Sebelumnya, sang suaminya yang merupakan pasien terkonfirmasi ke-68 juga dirawat di sana dan meninggal pada Senin (22/6) lalu. “Suaminya meninggal saat masih berstatus PDP,” ujar Mei.    

Seperti halnya sang suami, menurut Mei pasien perempuan itu komorbidnya juga berat. Dia sempat jatuh dan gagal napas sehingga saat dilakukan perawatan memerlukan dukungan respirator. “Kondisinya sempat stabil dan menjadi drop setelah ditinggal suaminya,” lanjut Mei sembari menyebut pasien juga mengalami gangguan asam basa, pneumonia bilateral, dan hipoksemia.

Terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 dr Hendriyanto mengatakan, selain pasien yang meninggal dunia, ada pula pasien positif Covid-19 yang sembuh kemarin. Yakni, perempuan berusia 24 tahun asal Tanjunganom. “Pasien Kita yang sembuh kini ada 35 orang,” terang Hendri sembari menyebut pasien tersebut langsung diperbolehkan pulang.

Sementara itu, dengan adanya penambahan satu pasien positif Covid-19 kemarin, total kasus korona di Kabupaten Nganjuk menjadi 82 kasus. Adapun jumlah pasien yang meninggal menjadi 10 orang.

Selain pasien meninggal, kemarin jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) kembali bertambah menjadi 156 kasus. Lalu, jumlah orang dalam  pemantauan (ODP) tetap 107 kasus. Adapun orang tanpa gejala (OTG) kembali naik menjadi 2.305 kasus. Demikian pula orang dalam risiko (ODR) yang kemarin menjadi 45.431 kasus.

Terpisah, Koordinator Rapid Test Covid-19 Nganjuk Suhartatik Kundariana menjelaskan, gugus tugas masih terus melanjutkan tracing atau pelacakan kontak pasien positif. Hasil pelacakan yang dilakukan di Ngronggot kemarin menambah

jumlah pasien baru yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Pu Sindok. “Ada enam orang yang di-tracing dan hasilnya reaktif,” ujarnya sembari menyebut pasien akan segera menjalani tes swab.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia