Kamis, 09 Jul 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Tinggal Daftar Ulang

Semua Pagu SMA-SMK Terpenuhi

30 Juni 2020, 14: 00: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

Tinggal Daftar Ulang

(Ilustrasi : Afrizal Saiful Mahbub)

Share this          

Tinggal Daftar Ulang

Semua Pagu SMA-SMK Terpenuhi

KOTA, JP Radar Kediri – Tahap ketiga penerimaan peserta didik baru (PPDB) online 2020 di SMA berakhir hari ini. Calon peserta didik baru (CPDB) diingatkan agar mendaftar ulang di tahap rerata nilai rapor dan nilai UN tersebut.

Kasi SMA dan PK-PLK Cabdispendik Kediri Chairul Effendi menjelaskan bahwa untuk proses daftar ulang tetap dilakukan secara online (daring). “Benar, besok (Hari ini, Red) terakhir daftar ulang. Yang tidak mendaftar ulang, ya berarti langsung sekolah swasta,” terang Chairul.

Ia menjelaskan hingga kemarin belum ada SMA yang menginformasikan kekurangan pendaftar. Data sementara juga menunjukkan tiga tahap PPDB sudah terpenuhi semua.  “Tujuh SMAN di Kota Kediri semua terpenuhi,” imbuhnya.

Chairul menjelaskan, dari hasil tahap terakhir PPDB di jalur rerata nilai rapor dan UN kuota atau pagu masing-masing sekolah terpenuhi semua. “Misal di SMAN 1 ada 85, di ppdbjatim.net itu sudah pasti diterima karena sistemnya live. Setiap berapa menit sekali sejak pembukaan akan update dengan nilai rerata yang tertinggi akan menggeser yang dibawahnya,” urai Chairul.

Ketika disinggung soal protes orang tua murid, Chairul menjelaskan memang ada beberapa orang tua yang datang. Mereka meminta kejelasan soal rerata rapor dan nilai UN. Karena merasa anaknya mendapatkan rerata rapor 87 namun tidak diterima di salah satu SMA yang dipilih.

“Misal di SMAN 7 minimal nilai yang di website 85, namun anaknya yang memiliki nilai rerata rapor 87 itu tidak diterima. Kami jelaskan bahwa nilai rerata rapor itu nanti akan ditambah dengan nilai rerata UN. Dengan porsi 70 persen rerata nilai rapor dan ditambah 30 persen rerata UN,” paparnya.

Bagaimana dengan UN? Karena tahun ini para siswa kelas sembilan SMP tidak melaksanakan UN? Chairul menjelaskan bahwa nilai UN diambil dari rata-rata tertinggi SMP masing-masing pada 2019. “Peraturan Mendikbud, dan memang untuk nilainya itu hanya 30 persen saja. Alhamdulillah yang datang dan menanyakan itu mengerti,” pungkasnya.

Saat ini Cabdispendik Jatim wilayah Kediri masih melakukan pendataan. Mulai dari tahap pertama di jalur penerimaan prestasi dan afirmasi, tahap kedua di jalur zonasi, dan tahap ketiga dan terakhir di jalur rerata rapor dan UN.Cabdispendik Kediri menunggu hasil dari daftar ulang terakhir hari ini.

Sementara itu, kondisi serupa terjadi untuk jenjang SMK negeri di Kabupaten Kediri. Hingga hari terakhir pendaftaran seluruh pagu di semua program keahlian telah terpenuhi. Mereka yang diterima tinggal melakukan daftar ulang saja.

Kasi SMK Sidik Purnomo menyampaikan bahwa seluruh pagu dari seluruh jurusan di 6 SMK negeri terpenuhi. “Malah semuanya menolak,” ujar Sidik.

Di Kabupaten Kediri sejak pendaftaran pertama banyak yang minat memilih SMK negeri. Rata-rata di hari pendaftaran pagunya sudah penuh. Membuat persaingan di sekolah kejuruan ini cukup tinggi.

Sidik tak bisa menyebut detil seluruh pendaftar. Yang jelas itu sudah terangkum di operator masing-masing sekolah.

Sidik berpesan bagi yang belum beruntung diterima di SMK negeri masih ada kesempatan lain di SMK swasta. Sementara bagi yang diterima dia berpesan agar tetap memperhatikan ketentuan yang diberlakukan. Salah satunya adalah ketentuan dalam daftar ulang.

Sebab jika ada peserta didik yang telah diterima dan tidak mendaftar ulang sesuai jadwal yang ditetapkan maka dianggap mengundurkan diri. Untuk verifikasinya, sesuai aturan, Sidik menyebut bahwa akan dilakukan setelah berakhirnya masa darurat pandemi Covid-19 di Jawa Timur. Apabila ditemukan pemalsuan data maka akan diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku dan dicabut haknya sebagai peserta didik baru.

Salah satu sekolah dengan daya tampung tertinggi adalah SMKN 1 Plosoklaten. Di sekolah ini terdiri atas 7 program keahlian. “Yang mendaftar 1.384 siswa dengan daya tampung 504 siswa,” ujar Kepala SMKN 1 Plosoklaten Masrukan.

Untuk kegiatan daftar ulang, ia menyebut akan dimulai Rabu (1/7). Daftar ulang ini melanjutkan daftar ulang yang secara daring. Prosedurnya yakni datang ke sekolah dan melapor sekaligus membawa nomor pendaftaran. Dilaksanakan satu hari pagi hingga sore. “Yang datang ke sekolah orangtua wali, nanti dijelaskan sistem pembelajaran saat masuk SMK,” ujarnya.

Teknisnya, Masrukan menyebut akan dibagi beberapa sesi. Persesinya adalah 25 orang. “Tetap mengikuti protokol (kesehatan). Kami siapkan bilik disinfektan, tempat cuci tangan, dan imbauan pakai masker serta jaga jarak,” pungkasnya. (syi/din/fud)

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia