Kamis, 09 Jul 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Masih Ada Penambahan Kasus di Kabupaten Kediri

Angka Sembuh 61 Persen

30 Juni 2020, 13: 00: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

Angka Sembuh 61 Persen

Angka Sembuh 61 Persen (Ilustrasi : Afrizal Saiful Mahbub)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Angin segar berembus di Kota Kediri. Tiga warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan sembuh. Menjadikan angka kesembuhannya korona di kota ini mencapai 61 persen.

Wali Kota Abdullah Abu Bakar menjelaskan tiga orang tersebut berasal dari dua kecamatan. “Satu dari (Kelurahan) Pojok, Kecamatan Mojoroto serta Kelurahan Bawang dan Tempurejo dari Kecamatan Pesantren,” terang Abu dalam siarannya dari medsos pribadinya tadi malam.

Penambahan kemsembuhan itu membuat sudah ada 36 orang warga Kota Kediri yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sedangkan total yang terkonfirmasi mencapai angka 59 orang. “Mudah-mudahan segera banyak yang sembuh lagi. Dan saya harap seluruh warga Kota Kediri tetap jaga jarak dan juga mematuhi protokol kesehatan untuk jaga diri,” harap Abu.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 dr Fauzan Adima menjelaskan tiga orang yang sembuh itu berasal dari klaster pabrik rokok Tulungagung. Saat ini ketiganya juga sudah menunggu untuk kembali ke rumah masing-masing.

Lelaki yang juga kepala dinas kesehatan (dinkes) ini menambahkan, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Kediri sudah mencapai 61 persen. Hal itu membuat peluang kembali ke zona hijau semakin besar. “Biasanya setiap hari Sabtu up date di BNPB pusat untuk zonanya,” imbuh Fauzan.

Selain angka kesembuhan yang tinggi, peluang kembali ke zona hijau juga karena tak ada penambahan kasus positif dalam beberapa hari terakhir. Meski begitu pemkot tetap waspada. Upaya preventif mereka lakukan. Termasuk patroli rutin untuk pembubaran massa yang berkerumun.

Hingga kemarin masih ada 22 orang yang dirawat dan dipantau di rumah sakit (RS) rujukan. Seperti di RS Kilisuci atau Gambiran. Fauzan menjelaskan bahwa yang sudah sembuh ini  tetap harus melakukan upaya isolasi mandiri di rumah masing-masing dengan dipantau petugas medis.

Sementara itu, tren perkembangan Covid-19 di Kabupaten Kediri belum menunjukkan penurunan. Data terbaru ada peningkatan signifikan setelah terdapat 5 orang yang dinyatakan positif tadi malam. Penambahan itu membuat angka positif korona di Kabupaten Kediri tembus 200 orang.

Jubir GTPP Covid-19 Kabupaten Kediri dr Ahmad Chotib mengatakan hingga saat ini Kabupaten Kediri masih belum keluar dari zona aman. Membuat Kabupaten Kediri masih berada di zona oranye. “Hingga saat ini masih terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Oleh karena itu kembali kami sampaikan kepada masyarakat untuk mematuhi dan disiplin dalam mencegah penularan Covid-19,” tekan dr Chotib.

Penambahan terkonfirmasi positif kemarin rata-rata mereka dirawat di rumah sakit. Bahkan satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah hasil keluar. Yang meninggal dunia itu merupakan kakek 80 tahun yang berasal dari Desa Semen, Kecamatan Semen. “Sebelumnya dirawat di RS Bhayangkara dan merupakan klaster baru,” ungkap Chotib.

Sementara mereka yang positif lainnya adalah dua orang dari klaster Surabaya. Satu berasal dari Desa Maduretno, Kecamatan Papar yang saat ini dirawat di RSKK Pare. Sementara satu lainnya merupakan warga Desa Puncu, Kecamatan Puncu yang saat ini melakukan isolasi di Wisma Atlet Pare.

“Dua klaster selanjutnya adalah klaster Pasuruan dan klaster Desa Woromarto,” ujar Chotib.

Untuk klaster Pasuruan adalah satu orang warga Desa Mejono, Kecamatan Plemahan. Yang bersangkutan saat ini dirawat di RS Bhayangkara Kota Kediri. Sisanya yakni klaster Desa Woromarto, Kecamatan Purwoasri. “Pasien ini dirawat di RSUD Kertosono,” ungkapnya.

Selain kabar penambahan positif, kabar baiknya tadi malam adalah dua pasien positif yang dinyatakan sembuh. Berdasarkan pemeriksaan laboratorium, hasil swab keduanya terkonfirmasi negatif dua kali berturut-turut. Mereka adalah satu orang dari klaster Araya Tulungagung. “Yang bersangkutan adalah warga Desa Keniten, Kecamatan Mojo,” ujarnya.

Sementara satu lagi dari klaster Baru yang merupakan warga Desa Woromarto, Kecamatan Purwoasri. Dari up date data tadi malam saat ini terdapat 202 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri. Rinciannya adalah 147 orang dirawat, 43 orang sembuh dan 12 orang meninggal. (syi/din)

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia