Kamis, 09 Jul 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Jalur Afirmasi PPDB SMP Diserbu Pendaftar

Dituntut Aktif Cari Informasi lewat Online

28 Juni 2020, 13: 30: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

BANYAK PEMINAT : SMPN 1 Prambon yang menjadi tujuan calon peserta didik baru lewat jalur afirmasi.

BANYAK PEMINAT : SMPN 1 Prambon yang menjadi tujuan calon peserta didik baru lewat jalur afirmasi. (rekian- radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Jalur afirmasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) diserbu pendaftar meski baru dibuka kemarin. Hampir semua sekolah sudah ada pendaftar­nya. Bahkan, di beberapa sekolah, kuota yang tersedia tidak cukup menampung pendaftar. 

Seperti di SMPN 1 Prambon. Jumlah pendaftar hingga pukul 18.00 sudah ada 77 pendaftar. Padahal kuota yang tersedia hanya 43 siswa. 

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk Mokhamad Yasin mengatakan, untuk pendaftar yang sudah melebihi kuota secara otomatis akan masuk di garis merah. “Yang tersingkir akan masuk garis merah,” ungkap Yasin. 

Karena jumlah pendaftar mele­bihi kuota, maka seleksinya nanti akan ditentukan lewat titik koordinat terdekat. “Kalau jarak koordinat tempat domisilinya jauh akan tergeser oleh sistem,” bebernya. Meski saat ini jumlah pendaftarnya sudah melebihi kuota, mereka yang mendaftar di hari kedua masih tetap berpeluang meng­geser pendaftar pertama asalkan jarak rumahnya dari sekolah lebih dekat. 

Untuk peserta yang memilih jalur afirmasi ini harus meleng­kapi persayaratan. Yakni, surat keterangan tidak mampu kemu­dian dilampiri dengan keikutser­taan sebagai program keluarga tidak mampu. Bisa menunjukkan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau surat rekomendasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikeluarkan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Nganjuk. 

Yasin mengimbau kepada peserta yang sudah mendaftar harus aktif melihat perkem­bangan lewat website penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP negeri. “Pengumuman masih berubah sewaktu-waktu hingga proses seleksi selesai dan dinyatakan lulus oleh sekolah,” ungkap Yasin. 

Bagi siswa yang nanti dinyatakan lulus, maka wajib melakukan daftar ulang. Kalau nanti tidak melakukan daftar ulang maka peserta yang lulus seleksi akan didiskualifkasi. Sementara bagi siswa yang saat ini namanya belum muncul di daftar pengumuman, ada kemungkinan berkas yang dikirim masih diverifikasi. 

“Bisa juga masih menunggu antrean verifikasi atau malah ditolak oleh sekolah yang dituju,” ungkap Yasin. Sebab itu, dia menyarankan kepada pendaftar agar aktif mencari informasi ke sekolah yang dituju. Tidak harus datang ke sekolah. Saat ini panitia PPDB sudah membuka pelayanan lewat online termasuk melayani pendaftarnya lewat pesan singkat WhatsApp (WA). 

“Hari libur juga tetap dilayani, karena proses pelayanan 24 jam,” ucap Yasin. Cara yang sama juga dilakukan bagi pendaftar yang ingin cabut berkas. Mereka juga bisa menghubungi admin sekolah yang dituju. (rq/baz)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia