Kamis, 09 Jul 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Tabrak Pemotor hingga Tewas, Sopir Truk Kabur

27 Juni 2020, 12: 10: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

Laka

TELITI: Anggota Unit Laka Satlantas Polres Nganjuk memeriksa truk yang terlibat kecelakaan maut di Desa Bungur, Sukomoro kemarin. (Satlantas Polres Nganjuk for radarkediri.id)

Share this          

SUKOMORO, JP Radar Nganjuk-Nasib nahas dialami oleh Mursidi, 37, warga Desa Bungur, Sukomoro kemarin pagi. Pria yang mengendarai motor Honda Supra bernopol AG 2938 VI itu ditabrak truk dari belakang. Akibat kejadian tersebut, dia langsung meninggal di tempat kejadian perkara (tkp).

Kanitlaka Satlantas Polres Nganjuk Ipda Sugino mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.30. Kala itu, Mursidi sedang berkendara menuju ke barat. Dia belum meninggalkan Jl Raya Desa Bungur, Sukomoro, desa asalnya.

Sejatinya saat itu Mursidi berkendara dengan kecepatan sedang. Tiba-tiba ada kendaraan yang diduga jenis truk menyalipnya. Sayangnya, saat mendahului sopir truk tak dikenal tersebut kurang memperhatikan haluan dan menyenggol korban. “Truk yang menyenggol ini belum diketahui identitasnya,” ungkap Gino.

Sontak, senggolan tersebut membuat Mursidi kehilangan keseimbangan dalam mengendalikan sepeda motornya. Kendaraan pun oleng. Nahas, dari arah belakang melaju M. Thoher, 36, yang mengendarai truk Mitsubishi bernopol AG 9440 V.

Seperti yang bisa ditebak, truk yang dikemudikan warga Desa Mojoduwur, Ngetos tersebut menghantam Mursidi. Bahkan, korban dan sepeda motornya sampai terseret beberapa meter dari titik tumbuk tersebut. “Karena jarak sudah terlalu dekat, truk yang dibelakangnya mengaku sudah tidak bisa menghindar,” imbuh Gino.

Akibat benturan keras dan sempat terseret, Mursidi mengalami luka serius di bagian kepalanya. Darah segar yang berasal dari kepala korban pun mengalir di jalan. Warga yang melihat kejadian tersebut berusaha menolong. Tetapi, nyawanya tidak bisa diselamatkan. “Korban langsung meninggal dunia di tkp,” sambung pria kelahiran Jawa Tengah tersebut.

Polisi yang tiba di lokasi langsung membawa Mursidi ke RSUD Nganjuk untuk dimintakan visum et repertum. Sekaligus, petugas melakukan olah tkp di sana. “Diduga kendaraan truk tak dikenal tersebut berkendara dengan kurang berhati-hati,” tandas Gino.

Selanjutnya, petugas di lapangan langsung mengamankan barang bukti kendaraan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Untuk truk tidak dikenal tersebut masih kami selidiki,” pungkasnya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia