Kamis, 09 Jul 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Hari Pertama PPDB, Website SMK Down

Pagu Zonasi Lima SMA Tak Penuh

26 Juni 2020, 12: 34: 21 WIB | editor : Adi Nugroho

PPDB

KETAT: Salah seorang pegawai SMKN 1 Tanjunganom memeriksa suhu tubuh orang tua siswa menggunakan thermal gun kemarin. (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMK tahap 2 jalur reguler kemarin sempat bermasalah. Sekitar pukul 09.30 hingga pukul 13.30 website pendaftaran down alias tidak bisa diakses. Akibatnya, banyak orang tua siswa yang mendatangi sekolah untuk memastikan pendaftaran masih dibuka.

Seperti di SMKN 1 Tanjunganom. Beberapa orang tua siswa mendatangi sekolah dan menanyakan tentang kondisi website yang tidak bisa diakses. Mendapati hal tersebut, tim IT sekolah meminta agar mereka menunggu website kembali normal.

Sekretaris PPDB SMKN 1 Tanjunganom M. Najmudin membenarkan tentang kedatangan beberapa orang tua calon siswa kemarin. “Kami minta agar mereka menunggu website kembali bisa diakses untuk mendaftar. Waktu pendaftaran kan masih panjang,” ujar Najmudin.

PPDB

PPDB SMK (Grafis: Nakula Agie Sada - radarkediri.id)

Najmudin bersyukur kondisi website yang trouble itu tidak berlangsung lama. Sekitar pukul 14.00 website bisa kembali dibuka. Sehingga, siswa bisa mendaftar secara online dengan lancar.

Hanya dalam hitungan jam, pendaftar di SMKN 1 Tanjunganom membeludak. Najmudin menyebut jumlah pendaftar di semua jurusan sudah melebihi kuota kemarin. Dengan total pagu 325, jumlah pendaftar sudah mencapai 332 siswa. Meski demikian, menurut Najmudin bukan berarti siswa tidak bisa lagi mendaftar di sana.

Dia menjelaskan, siswa tetap bisa mendaftar hingga penutupan pendaftaran pada Sabtu (27/6) pukul 23.59. “Kalau ada pendaftar tambahan, berarti siswa yang nilai rata-ratanya lebih tinggi akan menggeser siswa yang nilainya lebih rendah,” jelasnya.

Data yang dihimpun koran ini dari situs PPDB menyebutkan, dari 8 SMK negeri di Nganjuk, beberapa SMK jumlah pendaftarnya memang sudah melebihi pagu. Yaitu, SMKN 1 Bagor yang jumlah pagu regulernya sebanyak 351, kemarin sudah ada 389 siswa yang mendaftar.

Demikian juga SMKN 1 Lengkong yang memiliki pagu 298. Pada hari pertama pendaftaran kemarin sudah ada 347 siswa yang mendaftar. Adapun enam SMK negeri lainnya juga hampir penuh. Misalnya, SMKN 1 Nganjuk yang memiliki pagu reguler 405, jumlah pendaftar kemarin mencapai 403 siswa.     

Sementara itu, jika pendaftar di SMK negeri baru memasuki tahap kedua, untuk SMA sudah memasuki PPDB tahap III. “Syarat di SMK dan SMA pada tahap akhir ini sama, yakni menggunakan rerata nilai empat mapel (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA, Red),” ungkap Kacabdisdik Provinsi Jatim Wilayah Nganjuk Edy Sukarno.

Edy mengatakan, untuk jalur zonasi tahap II di SMA masih banyak pagu yang belum terpenuhi. Setidaknya, ada sisa 251 pagu yang berasal dari lima sekolah. Yakni, SMAN 1 Berbek, SMAN 1 Loceret, SMAN 1 Pace, SMAN 1 Sukomoro, dan SMAN 1 Rejoso. “Pagu dari lima sekolah itu akan dialihkan ke kuota jalur prestasi,” jelas Edy.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia