Kamis, 09 Jul 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Ratusan Pendaftar Jalur Prestasi Tersingkir

Sidak, Komisi IV Pastikan PPDB Lancar

25 Juni 2020, 14: 15: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

grafis PPDB Jalur Prestasi

grafis PPDB Jalur Prestasi (ilustrasi: afrizal saiful mahbub- radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Setelah sempat diwarnai penca­butan berkas pada hari terakhir pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP jalur prestasi Selasa (23/6) lalu, ratusan siswa tetap saja tersingkir dari jalur tersebut.

Mereka harus menyusul ratusan teman-temannya yang sudah mencabut berkas lebih dulu karena namanya berada di luar pagu sekolah alias tidak diterima. 

Hitungan Jawa Pos Radar Nganjuk dari rekap PPDB tiap sekolah menyebutkan, sedikitnya ada 939 pendaftar jalur prestasi yang tidak diterima. Mereka berasal dari 20 sekolah yang pagu jalur prestasi rerata empat nilainya melebihi pagu.

Kepala Dinas Pendidikan Mokha­mad Yasin dikonfirmasi tentang banyaknya siswa yang terdepak dari jalur prestasi membenarkannya. Hingga hari terakhir pendaftaran, menurut Yasin ada 3.749 akun yang mendaftar di jalur prestasi. “Memang ada ratusan siswa yang tidak diterima di jalur ini (prestasi, Red),” ujar Yasin.

Untuk diketahui, hingga pukul 18.00 tadi malam, total ada 9.898 aku yang mendaftar PPDB di SMP negeri. Jika sebanyak 37 persen siswa mendaftar di jalur prestasi, berarti ada 63 persen lain yang memilih jalur lain. Jumlah itu masih akan bertambah jika ratusan siswa yang tidak diterima itu mencabut berkas dan mendaftar lewat jalur zonasi.

Khusus untuk jalur prestasi, menurut Yasin saat ini panitia di tiap SMP negeri tengah melakukan seleksi. Terutama di jalur prestasi perlombaan yang mensyaratkan piagam sejumlah lomba berjenjang mulai tingkat kabupaten. “Sesuai jadwal seleksi dilakukan mulai hari ini (kemarin, Red) hingga besok (hari ini, Red),” jelas Yasin.

Seperti sebelumnya, Yasin meminta siswa yang tidak diterima di jalur prestasi segera mencabut berkas. Sehingga, mereka bisa mendaftar di jalur lainnya. Baik jalur afirmasi yang akan dibuka 27-28 Juni. Kemudian, jalur perpindahan 2 Juli, serta jalur zonasi 6-7 Juli nanti.

Terpisah, Ketua Panitia PPDB SMPN 1 Nganjuk Samsudin mengatakan, dalam tahap seleksi ini panitia tidak menemukan banyak kesulitan. Sebab, mereka tinggal melakukan vali­dasi data siswa. “Yang paling uta­ma dari proses validasi saat ini adalah prestasi untuk perlombaan. Panitia harus jeli agar jangan sampai ada piagam peserta kegiatan ikut terhitung,” tuturnya. 

Saat pengumuman Jumat (26/6) nanti, menurut Samsudin semua data yang masuk tidak boleh lagi bermasalah. “Meski sudah dihitung secara sistem, tetap harus dikroscek lagi,” jelasnya. 

Sementara itu, rombongan komisi IV Nganjuk melakukan inspeksi mendadak ke SMPN 2 Tanjunganom untuk memastikan pelaksanaan PPDB online tidak ada yang bermasalah. Salah satu anggota Komisi IV, Diah Putri Aruma menjelaskan, pelaksa­naan PPDB online sudah meme­nuhi kriteria yang diharapkan. “Seharusnya sudah tidak ada lagi pertentangan, semua sudah terakomodir,” kata politisi Partai Gerindra ini. (rq/ut)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia