Kamis, 09 Jul 2020
radarkediri
Home > Show Case
icon featured
Show Case

Enam Tahun Dampingi Ibu Berobat, Layanan Kesehatan Semakin Baik

11 Juni 2020, 08: 46: 58 WIB | editor : Adi Nugroho

LAYANAN MEMUASKAN: Titin mengaku sangat puas dengan pelayanan JKN KIS

LAYANAN MEMUASKAN: Titin mengaku sangat puas dengan pelayanan JKN KIS

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri - Sejak 2014 lalu Ibunya Titin Subeti (29) sakit stroke. Titin rutin mendampingi Ibunya berobat. Bahkan, hampir setiap bulan Ibunya harus mengunjungi fasilitas kesehatan untuk kontrol. 

Takterasa, setelah enam tahun berjalan Titin merasakan peningkatan kualitas layanan kesehatan. Terlebih lagi, layanan kesehatan yang diterima oleh Ibunya dibiayai lewat Program JKN-KIS.

“Semakin kesini layanan kesehatan semakin baik. Sekarang akses ke fasilitas kesehatan serba mudah, prosedur BPJS Kesehatan semakin jelas, dan pelayanan tenaga medis juga semakin baik. Saya biasa berobat di RSUD Pelem Pare Kediri. Tidak ada diskriminasi layanan antara pasien umum dengan peserta JKN-KIS,” ujar Titin.

Lebih lanjut Titin menceritakan pengalaman terbarunya mendampingi Ibunya berobat. Pada tanggal 18 April 2020 lalu Ibunya sempat dirawat kembali di RSUD Pelem Pare selama lima hari karena tekanan darah tinggi-nya kambuh. Dari layanan tersebut, kesan “perbaikan layanan kesehatan” semakin dirasakan oleh Titin. Menurut Titin, fasilitas yang didapatkan oleh peserta sudah sesuai dengan kebutuhan.

“Kamarnya sudah bagus meskipun kelas 3. Satu ruangan ada lima bed, dan bed-nya menggunakan yang model baru, modern. Perawatnya ramah, dokternya rutin visit dan semuanya mudah. Saya sempat terkena denda pelayanan, itu pun RS yang menghitungkan. Tidak ada istilah mondar-mandir,” tambah wanita yang bekerja di Transmart Kediri ini.

Sebagai penderita Hipertensi Kronis dengan kondisi stabil, beberapa bulan terakhir Ibunya telah mengikuti Program Rujuk Balik (PRB). PRB adalah salah satu program layanan BPJS Kesehatan yang ditujukan untuk penderita penyakit kronis. Intinya, layanan kesehatan pasien yang kondisinya stabil cukup dilakukan oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama secara berkala. Harapannya, pasien kronis tidak perlu mengantri lebih lama di Poliklinik Rumah Sakit.

“Sebelumnya sudah dirujuk balik ke Puskesmas. Jadi dari Puskesmas diberi obat lengkap untuk satu bulan. Layanan ini bagus juga karena lebih dekat dan lebih cepat di Puskesmas sebetulnya. Intinya semakin kesini layanan kesehatan semakin baik. Semoga tetap konsisten meningkatkan kualitas layanan,” tutup Titin.

(rk/die/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia