Kamis, 09 Jul 2020
radarkediri
Home > PERSIK KEDIRI
icon featured
PERSIK KEDIRI

Liga 1 Indonesia: Persik Ikuti Panduan Pencegahan Pandemi PSSI

09 Juni 2020, 19: 06: 51 WIB | editor : Adi Nugroho

persik kediri

ADA PROTAP: Coach Joko Susilo dan pemain Persik dalam sebuah latihan. (Anwar Basalamah - radarkediri)

Share this          

KEDIRI – PSSI baru saja membuat panduan pencegahan dan pengendalian pandemi Covid-19 dalam penyelenggaraan lanjutan Liga 1. Panduan tersebut dijadikan dasar klub saat menjalani pertandingan di kompetisi. Mengenai regulasi tersebut, Persik Kediri akan mengikuti prosedur tetap (protap) yang diberikan.

Presiden Klub Persik Kediri Abdul Hakim Bafagih mengatakan, sebagai klub profesional, pihaknya akan mengikuti seluruh regulasi federasi. Apalagi hal itu menyangkut protokol kesehatan di masa pandemi. “Walaupun Persik ini klub sepak bola di bawah PT (perseroan terbatas) swasta, tapi sepak bola Indonesia wajib mengikuti aturan PSSI,” kata Hakim.

Dia mengungkapkan, protokol yang disampaikan PSSI sudah sesuai dengan keinginan klub. Persik akan berusaha menyesuaikan dan mengikuti arahan dari PSSI tekait pencegahan dan pengendalaian Covid-19. Memang ini membutuhkan waktu dan kebiasaan baru. “Tapi, kami akan menyiapkan dan semoga bisa menyesuaikan,” ungkapnya.

Hakim mengatakan, manajemen tidak ingin kelanjutan kompetisi justru membawa malapetaka bagi tim. Karenanya, PSSI juga perlu mempertimbangkan langkah pengamanan untuk suporter. Sebab, meskipun liga nanti diputuskan tanpa penonton, federasi harus mengantisipasi kerumunan suporter di sekitar stadion. “Perlu disiapkan juga bagaimana langkah-langkah agar suporter tidak memasuki area pertandingan,” ujarnya.

Seperti pernah disampaikan, protokol kesehatan harus diterapkan sangat disiplin. Tidak hanya klub yang menjalankan, tapi semua stakeholder yang terlibat di dalamnya. “Panduan menjadi tidak penting ketika elemen lain tidak kompak menerapkannya,” kata Hakim.

Untuk itu, dia menyarankan, PSSI perlu memberikan sosialisasi kepada klub dan semua stakeholder. Seperti media peliput, pihak keamanan dan kelompok suporter. 

          Sampai kemarin, PSSI memang belum memutuskan waktu bergulirnya kelanjutan Liga 1. Namun, sepertinya kompetisi bakal berlanjut seperti rencana sebelumnya. Perkiraan waktunya sekitar September atau Oktober 2020.

          Untuk mempersiapkan kelanjutan kompetisi tersebut, tim pelatih Macan Putih membuat program baru selama sepekan.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia