Kamis, 13 Aug 2020
radarkediri
Home > PERSIK KEDIRI
icon featured
PERSIK KEDIRI

Persiapan Liga 1 Berlanjut, Pemain Persik Hanya Dapat Libur Sehari

05 Juni 2020, 22: 04: 34 WIB | editor : Adi Nugroho

persik kediri

HARUS SIAP: Pemain Persik saat latihan bersama di Stadion Brawijaya. (Anwar Basalamah - radarkediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Persik mulai mengintensifkan lagi latihan para pemainnya mulai minggu ini. Meski masih tetap di rumah, para pemain Macan Putih tak bisa lagi berleha-leha. Tim pelatih bakal menggenjot seluruh skuad enam hari dalam sepekan.  “Kami hanya meliburkan hari Minggu saja,” kata Dimas Agung, pelatih fisik Persik Kediri.

Menurut Dimas, latihan ini dimaksudkan untuk mempersiapkan pemain. Apalagi jika kompetisi Liga 1 akan kembali digelar. “Semua pemain harus siap,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Kediri.

          Saat jeda kompetisi pertengahan Maret lalu, latihan pemain memang dilakukan di rumah. Namun mereka hanya diberi menu latihan tiga hari sekali. Begitu pula di bulan puasa kemarin. Dimana program latihan hanya memfokuskan pada recovery otot.

          Kini, dengan kabar bahwa Liga 1 bakal kembali digelar, pihaknya akan memberikan program latihan selama enam hari dalam seminggu. Mulai Senin sampai Sabtu.

          Setiap harinya, kata Dimas, menu latihan yang harus dilahap pemain berbeda-beda. Misalnya Senin-Rabu, latihan difokuskan untuk maintenance kondisi fisik. Seperti latihan kekuatan, kecepatan, dan daya tahan. Sedangkan, Kamis-Sabtu, latihan akan lebih berfokus ke teknik. “Pemain bisa menggunakan bola,” ucapnya.

          Di hari Kamis, latihan akan meliputi koordinasi kerja kaki. Sementara Jumat dan Sabtu fokus untuk ball feeling dan skill. “Latihan bisa dilakukan di rumah masing-masing atau lapangan,” ungkap mantan pelatih fisik Badak Lampung FC ini.

          Sama seperti latihan sebelumnya, Dimas mengatakan, tim pelatih tidak memaksakan pemain untuk menggunakan peralatan latihan sepak bola. Mereka diperbolehkan memakai alat yang ada di rumah. Yang penting, alat tersebut bisa membantu pemain dalam latihan.

          Sementara itu, Media Officer Persik Kediri Anwar Bahar Basalamah mengatakan, manajemen saat ini tinggal menunggu keputusan dari PSSI soal kelanjutan Liga 1. Persik sebenarnya bisa ikut andil dalam lanjutan kompetisi jika yang dipertimbangkan adalah kepentingan timnas U-20.

          Hanya saja, saat liga bergulir lagi nanti, Persik mengusulkan kepada PSSI tentang sejumlah hal. Yakni, terkait kenaikan subsidi atau hak komersial klub, relaksasi pajak untuk pemain dan pelatih, serta renegosiasi kontrak pemain. “Tiga usulan tersebut yang kami sampaikan di rapat virtual dengan PSSI,” ujar Basalamah.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia