Minggu, 05 Jul 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Bayi Tewas di Sungai, Ibu Diduga Alami Gangguan Jiwa

02 Juni 2020, 13: 20: 51 WIB | editor : Adi Nugroho

TKP

TKP: Petugas gabungan dari Polres Nganjuk memeriksa aliran sungai tempat penemuan bayi di Kelurahan Werungotok, Kota Nganjuk kemarin. (Andhika Attar - radarkediri)

Share this          

Penyelidikan terhadap kematian Risky Ahmad Dani terus diintensifkan oleh polisi. Termasuk mendalami kondisi kejiwaan Agustin Dewi Rahayu, 25 yang diduga mengalami depresi. Dia mengakui membuang anaknya ke sungai karena terus menerus menangis.

Meski belum mendapat hasil pemeriksaan kejiwaan resmi dari klinik atau rumah sakit, kecurigaan akan kondisi kejiwaan Agustin sudah dirasakan warga sekitar. "Ibunya (Agustin, Red) memang agak kurang normal (waras, Red)," ujar Sulistyorini, 50, warga setempat kepada Jawa Pos Radar Nganjuk kemarin.

Bahkan, ia juga sempat berpapasan dengan Agustin setelah kejadian tersebut dengan kondisi masih tidak mengenakan pakaian. Padahal, letak rumahnya berjarak lebih dari 200 meter dari rumah korban. "Saya lihat dia tidak pakai baju. Saya tawarkan baju saya tetap tidak mau," lanjut Sulis.

BB

BARANG BUKTI: Polisi mengamankan baju Rizky Ahmad Dani dan baju Agustin yang didapat dari rumah di Kelurahan Werungotok, Kota Nganjuk kemarin. (Andhika Attar - radarkediri)

Saat ditanya akan ke mana dan dari mana, jawaban mencengangkan justru didapatkan oleh saksi. Agustin mengakui jika dirinya baru saja membuang anaknya ke sungai. "Anakku nangis, tak buak ndek kali (anak saya menangis, saya buang ke sungai, Red)," tirunya atas pengakuan ibu muda tersebut.

Kepada Sulis, Agustin menyebut buah hatinya itu terus-terusan menangis. Sedangkan air susunya tidak bisa keluar. Diduga hal itu yang menjadi pemicu Agustin depresi sehingga nekat membuang anaknya ke sungai.

Mendengar penjelasan yang mengejutkan itu, Sulis menawarkan kepada Agustin untuk diantarkan ke rumah. Namun, sekali lagi ibu muda tersebut menolak tawaran itu. Dia terus melenggang pergi meninggalkan saksi. "Katanya tadi (kemarin, Red) ke rumah mertuanya," sambung perempuan berambut sepundak itu.

Sementara itu, pihak keluarga memutuskan untuk langsung memakamkan bayi yang masih belum genap satu bulan tersebut. Prosesi pemandian dan penguburan jenazah diselimuti rasa haru dan berkabung dari para pelayat yang datang.

Meski sudah memberi pengakuan kepada Sulis, hingga berita ini diturunkan Agustin belum dijadikan tersangka oleh pihak Satreskrim Polres Nganjuk. "Belum, masih menunggu hasil visum dan pemeriksaan saksi-saksi terlebih dahulu," aku Kasatreskrim Polres Nganjuk Iptu Nikolas Bagas Yudhi Kurniawan kepada koran ini.

Kejadian memilukan menghebohkan warga Lingkungan Weru, Kelurahan Werungotok, Kota Nganjuk kemarin siang. Agustin Dewi Rahayu, 25, warga setempat diduga tega membunuh Rizky Ahmad Dani, bayinya sendiri yang masih berusia dua minggu.

Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Roni Yunimantara membenarkan adanya kasus penemuan bayi yang meninggal di sungai itu. Hanya saja, polisi belum dapat mengonfirmasi apakah benar Agustin yang tega membunuh buah hatinya sendiri tersebut. "Sementara masih dalam penyelidikan petugas," ujar Roni tentang kematian bayi yang lahir 13 Mei lalu itu.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia