Rabu, 08 Jul 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Sempat Pulang, PDP Pace Positif

Puluhan Pasien Dirawat di RSUD Nganjuk

30 Mei 2020, 12: 11: 50 WIB | editor : Adi Nugroho

Korona

Perkembangan Korona (Ilustrasi: Afrizal Saiful Mahbub - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) asal Pace yang sempat diperbolehkan pulang usai menjalani perawatan di RSUD Nganjuk, kembali dievakuasi kemarin pagi. Pria berusia 39 tahun itu diisolasi setelah hasil tes swab-nya menyatakan terkonfirmasi positif korona.

Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, pria tersebut sebelumnya memiliki riwayat perjalanan dari Tangerang. Saat pulang ke rumahnya di Pace pada pertengahan Mei lalu, dia mengeluh sakit panas dan lemas.

Selanjutnya, pasien dirawat di RSUD Nganjuk. Kepastian dirinya terpapar virus korona diketahui setelah hasil tes swab keluar kemarin. “Statusnya berubah setelah hasil swab keluar hari ini (kemarin, Red),” ujar Ketua Tim Penanggulangan Virus Korona RSUD Nganjuk dr Mei Budi Prasetyo SpP.

Dengan penambahan satu pasien positif korona tersebut, total ada 29 pasien positif Covid-19 di Kabupaten Nganjuk. Sembilan orang di antaranya dirawat di RSUD Nganjuk. Mei menjelaskan, selain pasien terkonfirmasi positif tersebut, total ada 29 pasien terkait korona yang dirawat di rumah sakit pelat merah itu. Sebanyak empat pasien lainnya kategori orang dalam pemantauan (ODP) dan 16 pasien dalam pengawasan (PDP).

Terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dr Hendriyanto yang dikonfirmasi tentang penambahan satu pasien positif korona mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi dengan Provinsi Jatim. “Data yang terkonfirmasi masih sama dengan hari sebelumnya belum ada perubahan masih 28 kasus,” terangnya.

Data dari gugus tugas, hanya ada penambahan tiga orang PDP. Yakni dua perempuan berusia 46 dan 78 tahun yang sempat dievakuasi Rabu (27/5) lalu.

Dua orang yang merupakan satu keluarga dan melakukan kontak erat dengan pasien positif korona ke-25 itu berstatus PDP.

Satu PDP lainnya adalah laki-laki berusia 55 tahun. Pria yang saat ini diisolasi di RS Bhayangkara itu juga ditetapkan sebagai PDP. “Tiga PDP tambahan ini sama sekali tidak memiliki keluhan,” tutur Hendri sembari menyebut jumlah PDP di Nganjuk kini sebanyak 78 kasus.

Bagaimana dengan kategori lainnya? Hendri menyebut untuk sementara tidak ada perubahan. Jumlah ODP tetap 88 kasus. Demikian pula OTG yang berjumlah 825 kasus. “Belum ada tambahan hasil tracing,” tegasnya.

Meski untuk ODP dan OTG tidak bertambah, Hendri tetap meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran korona. Caranya, dengan tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Pria berkacamata itu juga meminta masyarakat untuk menjaga jarak saat berada di keramaian. “Sebisa mungkin tidak keluar rumah jika tidak penting,” imbuhnya

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia