Sabtu, 06 Jun 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Truk Ekspedisi vs Motor, Warga Kayenkidul Tewas

22 Mei 2020, 14: 51: 19 WIB | editor : Adi Nugroho

kecelakaan kunjung

RINGSEK: Motor Karisma yang terlibat kecelakaan. (Lu'lu'ul - radarkediri)

Share this          

 

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Kecelakaan maut kembali terjadi. Kali ini nyawa seorang pengendara sepeda motor melayang setelah bertabrakan dengan truk ekspedisi di Jalan Raya Kunjang-Plemahan, kemarin siang (21/5).

Kejadian tragis ini bermula saat truk ekspedisi JNT bernopol L 9329 BL yang dikemudikan Yusi Rohmadi, 24, warga Sidoarjo melaju dari selatan. Awalnya perjalanan lancar. Namun, mendekati lokasi kejadian di Desa Kapas, Kecamatan Kunjang, dari arah berlawanan melaju motor Honda Karisma L 3163 XL yang dikendarai Abdul Kholiq, 64, warga Desa Padangan, Kecamatan Kayenkidul, Kabupaten Kediri.

“Saya lihat motornya terlalu ke tengah, kayak ngantuk,” tutur Yusi, saat ditemui di Polsek Kunjang, kemarin. Yusi mengaku saat itu langsung mengurangi kecepatan motornya hingga di angka 40 km. Yusi juga terus berusaha mengingatkan pengendara dengan membunyikan klakson.

Namun, karena jarak yang terlalu dekat, kecelakaan tidak bisa dihindari. Motor Abdul Kholiq menabak truk tepat di bagian lampu kanan. Brakkk...Abdul Kholiq langsung terlempar dan tewas di lokasi.

Warga yang melihat kecelakaan itu langsung mengamankan lokasi dan menghubungi petugas. Tak lama kemudian, petugas datang dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Yusi menerangkan kalau baru saja dari gudang perusahaan ekspedisi yang ada di Kediri untuk mengirim barang dari Surabaya. Setelah itu akan melakukan perjalanan pulang ke Surabaya.

Dikonfirmasi terkait ini, Kapolsek Kunjang AKP Shokib membenarkan kejadian yang terjadi sekitar pukul 11.30 tersebut. “ Pengendara motor tersebut meninggal dunia di tempat setelah tertabrak oleh truk,” ucap AKP Shokib.

Shokib menjelaskan kalau kedua pengendara sama-sama berada di posisi tengah. Karena posisi sepeda motor yang terlalu menengah sehingga ketika akan minggir ke kiri sudah tertabrak truk ekspedisi. “Mereka berdua dalam berkendara kurang berhati-hati,” imbuhnya.

Sementara Sukardi, 53, warga yang berada di lokasi kejadian mengetahui saat itu dia tiba-tiba terdengar suara hantaman yang keras. Saat dia mencari sumber suara, betapa terkejutnya dia ketika sudah ada seorang pria yang tergeletak dipenuhi oleh darah tak jauh dari sepeda motornya. “Saya dengar ada suara bruk gitu Mbak, ternyata sudah tergeletak orangnya,” ujar warga Desa Kapas, Kecamatan Kunjang tersebut.           

Kondisi Abdul Kholiq memang parah. Dia mengalami luka parah di bagian kepala belakang hingga helm yang digunakannya pecah. Dengan segera, angota kepolisian Polsek Kunjang langsung memindahkan jasad dan di bawa ke RSUD Kabupaten Kediri. “Sementara jenazah langsung dibawa ke rumah sakit dan segera kami hubungi keluarga yang bersangkutan,” ujar Shokib.

   Sedangkan pengendara truk ekspedisi langsung diamankan polisi ke Polsek Kunjang untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Selanjutnya, diserahkan ke Satlantas Polres Pare beserta dua kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Pemantauan Jawa Pos Radar Kediri, kondisi truk ekspedisi terlihat rusak di bagian lampu kiri depan. Selain itu, sepeda motor berwarna hitam tersebut mengalami kerusakan parah di sisi depan. Sehingga kerugian material untuk kedua kendaraan diperkirakan Rp 3 juta.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia