Sabtu, 06 Jun 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Satu Positif, Satu Lagi Sembuh

Hampir Separo Wilayah Nganjuk Zona Merah

22 Mei 2020, 10: 29: 35 WIB | editor : Adi Nugroho

Korona

Pasien Sembuh (Ilustrasi: Afrizal Saiful Mahbub - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Kasus Covid-19 di Kabupaten Nganjuk terus berubah. Setelah empat pasien dinyatakan positif korona Rabu (20/5) lalu, kemarin ada penambahan satu pasien positif lagi. Di saat yang sama, ada satu pasien yang dinyatakan sembuh.

Data yang dihimpun koran ini menyebutkan, satu pasien positif baru kemarin berasal dari Kertosono. Pria berusia 43 tahun itu saat ini dirawat di RS Mitra Surabaya. “Hingga saat ini pasien positif ini belum terdata di Surabaya ataupun di Nganjuk,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nganjuk dr Hendriyanto. 

Hendri menyebut, hasil swab pria yang sudah lama tinggal di Surabaya itu baru diketahui kemarin sore. Hingga tadi malam, menurut Hendri gugus tugas masih koordinasi dengan Dinkes Surabaya. Terutama untuk memastikan apakah pasien baru tersebut masuk pendataan Nganjuk atau Surabaya.

Keberadaan pasien tersebut, menurut Hendri sama dengan pasien dalam pengawasan (PDP) asal Ngronggot yang meninggal di Surabaya. “Dia warga Nganjuk tapi masuk data Surabaya karena tinggal di sana dan bekerja di pabrik rokok Sampoerna,” lanjut Hendri tentang warga yang ber-KTP Nganjuk itu.

Berbeda dengan pasien positif korona yang diketahui kemarin, Hendri memastikan empat pasien positif korona asal Baron dan Ngrongot yang diketahui sejak Rabu lalu sudah masuk data Kabupaten Nganjuk. “Kami sudah mendapat konfirmasi dari Pemprov Jatim,” imbuhnya.

Sementara itu, selain satu pasien yang dinyatakan positif korona kemarin, ada satu pasien lain yang terkonfirmasi kemarin, ada satu pasien lain yang dinyatakan sembuh. “Ini kabar gembira, satu pasien klaster Sampoerna asal Pace dinyatakan sembuh,” terangnya.

Pasien berusia 45 tahun itu sudah menjalani dua kali swab. Hasilnya dinyatakan negatif. Dengan hasil itu, pasien yang sudah dirawat beberapa minggu di RSUD Nganjuk itu langsung diperbolehkan pulang kemarin.

Dengan kesembuhan pasien ke-19 itu, total pasien yang sudah terbebas korona di Nganjuk ada delapan orang. Adapun 16 pasien lainnya masih menjalani perawatan intensif di RSUD Nganjuk dan RSUD Kertosono.

Hendri optimistis belasan pasien lainnya bisa segera sembuh. Pasalnya, kondisi klinis pasien terkonfirmasi positif ini semuanya baik. Tidak memiliki keluhan sakit yang berat. “Kami berharap semua pasien bisa sembuh dan kembali ke rumah berkumpul bersama keluarga,” urainya.

Untuk diketahui, dengan terus bertambahnya pasien positif, hampir separo wilayah di Nganjuk sekarang menjadi zona merah. Yakni, ada sembilan kecamatan yang terdapat pasien positif korona. Mulai dari Prambon, Pace, Ngronggot, Baron, Kertosono, Bagor, Kota Nganjuk, Patianrowo dan Gondang.

Kasus terbanyak di sembilan zona merah itu didapati di Baron dengan lima kasus. Kemudian, Kota Nganjuk dan Gondang masing-masing empat kasus. Selanjutnya, Prambon dan Ngronggot masing-masing tiga kasus. Sedangkan Pace dua kasus. Adapun empat kecamatan lain masing-masing satu kasus. “Hanya Jatikalen yang masih zona hijau. Lainnya oranye,” beber Hendri.

Dengan semakin meluasnya kasus korona, Hendri mengimbau warga agar tetap patuh dan taat protokol kesehatan. “Tetap jaga kebersihan, cuci tangan dan jaga jarak,” pintanya.

Riwayat Pasien Sembuh:

-Perempuan berusia 45 tahun klaster Sampoerna asal Pace

-Dirawat di RSUD Nganjuk selama sekitar tiga minggu

-Menjalani dua kali swab dan hasilnya negatif

-Pasien diperbolehkan pulang kemarin

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia