Sabtu, 06 Jun 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Update Korona di Kediri: 2 Positif, 2 Meninggal

21 Mei 2020, 23: 32: 30 WIB | editor : Adi Nugroho

penguburan mayat

SESUAI PROSEDUR: Petugas membawa peti mati pasien positif asal Kedak, Semen, Kabupaten Kediri yang meninggal kemarin. (Didin Saputro - radarkediri)

Share this          

KEDIRI - Kasus Covid-19 di Kabupaten Kediri terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Setiap hari selalu ada penambahan kasus. Kemarin, dua lagi orang terkonfirmasi positif yang dilaporkan setelah hasil swabnya keluar.

Selain itu, satu orang pasien positif juga dilaporkan meninggal dunia. Pasien itu berasal dari Desa Kedak, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Proses pemakaman kemarin dilakukan oleh tim khusus yang berpakaian APD lengkap.

Pasien meninggal itu dari klaster baru yang kini terus dilacak oleh GTPP Covid-19 Kabupaten Kediri. Yaitu klaster jamaah Tarawih di desa tersebut.

Korona di Kediri

Korona di Kediri (Ilustrasi: Afrizal - radarkediri)

“Yang bersangkutan meninggal dunia saat dirawat di RS Gambiran,” ungkap Chotib.

Pemakaman jenazah pasien perempuan ini dilakukan dengan SOP penanganan Covid-19. Dari pantauan di pemakaman, warga membantu dalam penyiapan liang lahat. Termasuk melakukan pemakaman dengan mengenakan APD lengkap. Enam warga yang bertugas memakamkan itu dipandu langsung oleh Komandan Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD Kabupaten Kediri Windoko.

Pemakaman yang berlangsung pukul 11.00 WIB itu berjalan singkat. Tak lebih 15 menit peti sudah terkubur. Tak ada kerumunan warga yang ikut dalam pemakaman ini.

Orang yang meninggal dengan indikasi kasus korona juga ada di Desa Padangan, Kecamatan Kayenkidul. Lelaki berusia 20 tahun ini berstatus PDP. Total, hingga saat ini ada tujuh orang meninggal terkonfirmasi positif Covid-19.

Chotib mengatakan, kemarin juga ada penambahan kasus terkonfirmasi positif. Salah satunya adalah warga Desa Kedak. “Untuk warga Desa Kedak merupakan klaster salat tarawih,” jelas Chotib.

Karena mengalami gejala, saat ini yang bersangkutan sedang dirawat di RS Gambiran. Sedangkan kasus lainya lagi-lagi muncul di Kecamatan Pare. Kali ini, kasus positif masuk ke Desa Sumberbendo. “Positif asal Desa Sumberbendo, Kecamatan Pare merupakan klaster baru,” ujar Chotib.

Karena tak menunjukkan gejala maka yang bersangkutan saat ini sedang melakukan isolasi mandiri. Namun tetap dalam pengawasan tim medis. “Saat ini kami sedang melakukan tracing untuk menelusuri riwayat pasien tersebut,” tambahnya.

Dengan 2 kasus tambahan ini, maka hingga tadi malam terdapat 57 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia