Sabtu, 06 Jun 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

RSUD Gambiran Ketat Terapkan Protokol Penanganan Pasien Terkonfirmasi

21 Mei 2020, 22: 00: 58 WIB | editor : Adi Nugroho

lelang tokoh pedulu covid

BANTUAN: Dokter Nengah (2 dari kiri) berbicang dengan tim JP Radar Kediri saat penyerahan bantuan APD. (Antuji Hayatri Masroh – radarkediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Sejumlah rumah sakit (RS) di Kota Kediri masih kebanjiran pasien positif virus korona. Sampai kemarin, total tercatat ada 27 orang terkonfirmasi. Karenanya, alat pelindung diri (APD) di RS sangat dibutuhkan para tenaga kesehatan.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Gambiran dr I Nengah Gangga mengatakan, rumah sakitnya sudah merawat sebanyak 8 pasien. Tiga orang di antaranya dinyatakan sembuh. “Sekarang ada lima orang yang masih menjalani perawatan,” kata Nengah.

Dia menerangkan, kapasitas ruangan di RSUD Gambiran sangat mencukupi. Jika ada pasien tambahan, pihaknya menyiapkan dua ruangan untuk isolasi. Ruangan pertama digunakan untuk merawat pasien terkonfirmasi. Sedangkan ruangan kedua adalah tempat isolasi pasien dalam pengawasan (PDP).

Setiap hari, menurutnya, tenaga kesehatan berjibaku dengan penanganan pasien orang dalam pemantauan (ODP), PDP, maupun terkonfirmasi. Karena berada di garda terdepan, mereka sangat berisiko tertular virus yang kabarnya bermula dari Wuhan, Tiongkok itu.

Karenanya, Nengah mengucapkan terima kasih kepada pembaca Jawa Pos Radar Kediri sebagai donatur bantuan APD. Kemarin, bantuan sudah diserahkan ke RS milik Pemkot Kediri itu. “Kami sangat membutuhkan. Terutama masker N95 yang masih sulit didapat,” ucapnya.

Selain masker, Jawa Pos Radar Kediri juga mendistribusikan baju hazmat dan face shield (alat pelindung wajah). Koran ini bekerjasama dengan Yamaha Armada Pagora yang menyerahkan bantuan cairan disinfektan. Penyerahan tersebut dilakukan oleh Manajer Iklan Chafid Suyuti sekitar pukul 09.00.

Penyerahan APD tidak hanya di RSUD Gambiran. Rumah Sakit Muhammadiyah Ahamad Dahlan juga menerimanya. Barang diterima langsung oleh Direktur RS dr Zainul Arifin. “Kami ucapkan terima kasih kepada pembaca. Akan kami manfaatkan untuk penanganan Covid-19,” ujarnya.

Zainul mengungkapkan, pihaknya sangat ketat menerapkan protokol pencegahan virus korona. Terutama saat menangangi PDP dan pasien terkonfirmasi. “Kami upayakan semaksimal mungkin virus tidak menyebar,” katanya.

Misalnya saat merawat pasien yang diisolasi. Pihak RS langsung melakukan penyemprotan disinfektan di ruangan yang dipakai. “Kami harus pastikan benda-benda di sekitar ruangan tidak terkontaminasi virus,” ucapnya.

Pengetatan juga dilakukan untuk tenaga kesehatan yang berhadapan langsung dengan pasien. Mereka selalu mengenakan APD yang memenuhi standar penanganan.

Untuk diketahui, bantuan APD dari pembaca merupakan hasil lelang amal tokoh peduli Covid-19. Mereka yang ikut adalah Jaya Hartono (mantan pelatih Persik) dan beberapa mantan penggawa Macan Putih. Yakni Harianto, Wahyudi, Johan Prasetyo, Qischil Gandrumini, dan Yongki Aribowo.

Selain itu, tokoh-tokoh yang lain adalah Ketua DPRD Kabupaten Kediri Dodi Purwanto, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri Ferry Djatmiko, mantan atlet lari nasional Gunawan, dan mantan vokalis CB Banda Ririn CB.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia