Sabtu, 06 Jun 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Empat Pasien Positif Korona

Semua Diisolasi di RSUD Kertosono

21 Mei 2020, 15: 54: 22 WIB | editor : Adi Nugroho

Korona

Pasien Positif Korona (Ilustrasi: Afrizal Saiful Mahbub - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Pasien terkonfirmasi positif korona di Kabupaten Nganjuk. Ini setelah hasil tes swab empat pasien yang saat ini dirawat di RSUD Kertosono dinyatakan positif. Mereka berasal dari Kecamatan Ngronggot dan Baron.

Informasi yang dihimpun koran ini, empat pasien ini berasal dari klaster yang berbeda. Yakni, dari klaster Sampoerna, Surabaya serta dari klaster tempat wisata luar daerah.

Dari empat pasien tersebut, satu orang sebelumnya berstatus pasien dalam pengawasan. Kemudian, tiga lainnya berstatus orang tanpa gejala (OTG). Menurut sumber internal dari tenaga medis penanggulangan Covid-19 Nganjuk, empat pasien yang terkonfirmasi positif tersebut hingga kemarin masih dirawat di RSUD Kertosono. “Semuanya sudah dirawat di RSUD Kertosono. Tidak perlu dievakuasi,” ujar sumber yang meminta agar namanya tak dikorankan ini.

Untuk diketahui, empat pasien positif korona itu masing-masing adalah perempuan berusia 25 tahun asal Ngronggot, anak pasien positif korona dari klaster Sampoerna dan sudah meninggal dunia. Satu pasien asal Ngronggot lainnya merupakan pria berusia 28 tahun yang memiliki riwayat perjalanan dari Surabaya. “Pasien sudah langsung dievakuasi (ke RSUD Kertosono, Red) setelah rapid-nya positif,” lanjut sumber koran ini.

Selanjutnya, dua pasien asal Baron masing-masing perempuan berusia 60 tahun dan 70 tahun. Keduanya pernah kontak dengan pasien positif korona dari klaster tempat wisata luar daerah. Dengan hasil tes swab tersebut, keempat pasien harus menjalani perawatan lanjutan di RSUD Kertosono.

Jika sebelumnya jumlah pasien terkonfirmasi positif korona sebanyak 20 kasus, sejak kemarin total menjadi 24 kasus. Tujuh pasien di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Adapun 17 lainnya masih harus menjalani perawatan intensif.

Terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk dr Hendriyanto yang dikonfirmasi tentang penambahan empat pasien positif korona mengatakan, dirinya belum bisa banyak berkomentar. Dia hanya menyebut hingga kemarin siang belum ada perubahan data pasien terkonfirmasi  positif. “Data yang saya terima pasien positif tetap 20 orang,” ujar Hendri mengaku belum mengetahui penambahan empat pasien positif tersebut.

Sesuai data yang diterimanya, Hendri menyebut jumlah PDP, orang dalam pemantauan dan OTG juga tidak berubah. Masing-masing 68 kasus, 69 kasus, dan 452 kasus. Sedangkan orang dalam risiko (ODR) kembali bertambah menjadi 33.914 kasus.

Melihat terus bertambahnya ODR, Hendri meminta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan terkait Covid-19 secara ketat. Yakni, dengan mengurangi aktivitas di luar rumah, serta memakai masker saat terpaksa berada di luar rumah. “Sering-sering cuci tangan untuk mencegah penularan korona,” imbuhnya.

Empat Pasien Positif Korona:

-Empat pasien korona berasal dari Ngronggot dan Baron

-Keempatnya berasal dari klaster Sampoerna, Surabaya, dan tempat wisata di luar Nganjuk

-Empat pasien sudah menjalani isolasi di RSUD Kertosono sejak minggu lalu

-Gugus tugas melanjutkan tracing atau pelacakan kontak untuk empat pasien tersebut.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia