Sabtu, 06 Jun 2020
radarkediri
Home > Events
icon featured
Events

Keluarga Besar H. Imam Mukhayat Syah Berzakat Mal Rp 4,4 Miliar

Tunjukkan Kepedulian dengan Berbagi

18 Mei 2020, 09: 13: 43 WIB | editor : Adi Nugroho

TAM

BANTU SESAMA: Direktur LAZ Yayasan Mar’atin Suud Fuadi (3 dari kiri) menyerahkan 25 ton zakat beras kepada Pemkab Nganjuk secara simbolis dan diterima oleh Bupati Novi Rahman Hidhayat (kemeja biru). (Dokumen PT Tunas Jaya Raya Abadi Group for radarkediri.id)

Share this          

Keluarga besar H. Imam Mukhayat Syah terus menunjukkan kepeduliannya kepada sesama. Keluarga besar Pak Haji, sapaan akrab H. Imam Mukhayat Syah, menyalurkan zakat mal senilai Rp 4,4 milyar. Zakat dari pemilik PT Tunas Jaya Raya Abadi Group tersebut diwujudkan dalam berbagai bentuk dan dibagikan di seluruh wilayah kerja perusahaan.

Zakat dikelola oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ) Yayasan Mar’atin. Yakni, salah satu yayasan milik PT Tunas Jaya Raya Abadi Group. Zakat miliaran rupiah itu lantas disalurkan di seluruh wilayah kerja perusahaan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Di Nganjuk, penyerahan zakat secara simbolis dilaksanakan beberapa waktu lalu. Di antaranya, zakat beras yang diserahkan kepada Pemkab Nganjuk. Zakat yang diserahkan Direktur LAZ Yayasan Mar’atin Suud Fuadi diterima oleh Bupati Novi Rahman Hidhayat.

TAM

MERATA: Suud Fuadi (3 dari kanan) menyerahkan zakat beras dari keluarga besar H. Imam Mukhayat Syah kepada PCNU Nganjuk. (Dokumen PT Tunas Jaya Raya Abadi Group for radarkediri.id)

“Untuk Pemkab Nganjuk kami serahkan zakat sebanyak 3.334 paket beras. Masing-masing paket berisi 7,5 kilogram beras, dengan total mencapai 25 ton,” ujar Suud kepada koran ini.

Selain di Pemkab Nganjuk, LAZ Yayasan Mar’atin juga menyerahkan zakat kepada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Nganjuk. Oleh PCNU Nganjuk, zakat tersebut selanjutnya akan disalurkan melalui LazisNU.

Selain beras, Suud menyebut zakat juga diwujudkan dalam berbagai bentuk. Seperti sarung, kain batik hingga sajadah. Ada pula parsel, telur dan uang tunai. “Kami juga menyantuni 6.500 anak yatim,” imbuhnya sembari menyebut santunan rutin dilaksanakan setiap tahun.

Di tengah pandemi Covid-19 kali ini, tutur Suud, penyaluran zakat dilakukan sesuai protokol kesehatan. Misalnya, mendatangi dari rumah ke rumah. “Agar tidak berkerumun. Semoga zakat keluarga besar Pak Haji ini berkah bagi para penerima. Dan dapat membantu masyarakat di tengah pandemi korona,” pungkasnya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia