Sabtu, 06 Jun 2020
radarkediri
Home > PERSIK KEDIRI
icon featured
PERSIK KEDIRI

Persik Setuju RUPS Luar Biasa PT LIB

14 Mei 2020, 16: 36: 13 WIB | editor : Adi Nugroho

persik kediri

BERLANJUT ATAU TIDAK: Pemain Persik yang musim ini berlaga di LIga 1. (Anwar Basalamah - radarkediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Nasib kelanjutan kompetisi Liga 1 2020 akan segera ditentukan. Setelah menggelar rapat komite eksekutif (Exco) pada Selasa lalu (12/5), PSSI memutuskan untuk menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) (RUPS) luar biasa PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada 18 Mei.

          Menyikapi rencana tersebut, Media Officer Persik Kediri Anwar Bahar Basalamah mengakui pihaknya belum menerima surat resmi dari PSSI soal RUPS. Pasalnya, keputusan tersebut baru didok Selasa malam. “Belum terima undangan resminya,” kata Basalamah.

          Meski demikian, manajemen Persik setuju dengan langkah tersebut. Apalagi sebenarnya 18 klub di Liga 1 merupakan pemegang saham terbesar di PT LIB. RUPS luar biasa itu juga untuk menentukan nasib kompetisi musim ini yang berhenti sementara karena pandemi. “Supaya segera ada kepastian soal kelanjutan liga,” ucapnya.

          Soal sikap klub, Persik tidak berubah sama sekali. Yakni sesuai dengan korespondensi yang sudah dilakukan dengan PT LIB awal bulan ini. Total, ada empat usulan yang disampaikan kepada operator liga tersebut. Usulan tersebut yang nanti diperjuangkan di RUPS luar biasa.

          Untuk diketahui, usulan Persik salah satunya mengenai penghentian Liga 1 2020. Pertimbangannya mengacu pada Keputusan Presiden (Keppres) No.12/2020 tentang Penetapan Bencana Nonalam dan Surat Keputusan (SK) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) No.13.A/2020 tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana.

          Kedua, klub meminta PSSI memberikan perlindungan hukum. Jangan sampai ada persoalan antara pemain dan pelatih dengan klub. Terakhir, PT LIB sebagai operator liga bisa merealisasikan pembayaran subsidi kepada klub.

          Sampai kemarin, soal kelanjutan liga, PSSI sebenarnya masih berpegang pada SK mereka. Yakni menunggu arahan pemerintah pusat tentang status kedaruratan sampai 29 Mei 2020.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia