Sabtu, 06 Jun 2020
radarkediri
Home > Events
icon featured
Events

Di saat Bosan Harus Tetap Optimistis

08 Mei 2020, 16: 26: 49 WIB | editor : Adi Nugroho

Semangat Belajar

Semangat Belajar (Ilustrasi: Afrizal - radarkediri)

Share this          

Hai namaku Sintia. Aku masih duduk di kelas 9 MTsN. Bulan kemarin sekolahanku sedang diadakan tryout untuk pelajar kelas 9. Dan alhamdulilah, aku bisa mengerjakan dengan lancar.

Ya setelah tryout pertama. Suatu ketika, kepala sekolahku datang dan memberi informasi bahwa minggu depan kelas 9 diadakan tryout berbasis online. “Wahhh..!,” teriak seluruh siswa kelas 9 dengan perasaan gembira.

Teman sebelahku ada yang bertanya, “Pak kalau diadakan tryout online berarti mengerjakan di rumah boleh ya?” Tak lama kemudian kepala sekolah menjawab tegas. “Ya boleh boleh saja asal dikerjakan sendiri dan tidak boleh bertanya dengan Google. Paham anak-anak!” Setelah memberi pengumuman tersebut, kepala sekolahku langsung pergi dan semua dibubarkan dari barisan.

Pada suatu hari, setelah tryout online selesai, wali kelasku memberikan pengumuman di WhatsApp  bahwa seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9 mulai hari ini diharap tidak boleh keluar rumah. Dan pelajaran pun berbasis online.

Awalnya  aku kaget dan aku membalas di pesan grup Chat. “Maaf bu. Kenapa kok seluruh siswa MTsN diliburkan mendadak dan tidak boleh keluar rumah?”  Wali kelasku membalasnya. ”Begini anak-anak, seluruh sekolah, baik TK, SD, SMP, SMA semua diliburkan karena negara kita sedang dilanda Covid-19 (virus korona) yang dapat menularkan ke tubuh manusia. Ibu harap kalian dapat mengerti dan selalu cuci tangan. Bila ingin keluar rumah, pakailah masker. Dan jaga jarak dengan orang lain. Paham!”

Dan akhirnya, kita semua berada di rumah saja. Hari pertama, aku senang bisa libur panjang. Bisa mainan HP, nonton TV tiap hari, dan belajar pun lebih santai karena tidak ada guru yang mengawasi. Hari kedua, aku masih sama dengan kegiatan hari pertama. Pun begitu sampai hari ke-9.

Memasuki hari ke-10, aku merasa bosan. Karena kegiatanku hanya itu saja. Dan hari itu juga aku disuruh ibuku untuk mengantarkan dagangannya ke pasar. Setiap aku ingin nonton TV aku selalu dipanggil ibu untuk membantu membersihkan rumah. Disuruh ngepel, nyuci baju, menyetrika, menyapu.  

Walaupun awalnya capek, bosen, karena disuruh ini disuruh itu sama orang tua. Tetapi, aku sangat senang. Karena yang aku pelajari dari peristiwa itu adalah di saat kita lagi bosan atau bahasa kerennya (gabut), kita tetap harus optimis dan jangan patah semangat.                                                                                

Kawan-kawanku semua, meskipun kita lagi stay at home, kita harus semangat dan selalu menjaga kebersihan di rumah yaa! Jangan lupa rajinlah mencuci tangan, bila ingin keluar rumah pakailah masker dan selalu jaga jarak yaa! Agar kita terlindungi dari virus-virus jahat dan orang lain pun tidak kena penyakitnya.

Dina Syntiya Wati

MTsN 4 Grogol, Kabupaten Kediri

*) Tulisan ini dinilai terbaik untuk edisi Jumat (8/5). Hadiah berupa suvenir cantik akan diantar ke sekolah setelah masa Stay at Home selesai.  

Klik di sini dan ayo, tulis pengalamanmu belajar di rumah! Terbit di Jawa Pos Radar Kediri dan ada hadiah menarik lho..

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia