Sabtu, 06 Jun 2020
radarkediri
Home > PERSIK KEDIRI
icon featured
PERSIK KEDIRI

Pantau Lewat Video Call, Persik Tingkatkan Level Latihan Pemain

06 Mei 2020, 16: 58: 45 WIB | editor : Adi Nugroho

nicola asceric

KONTROL BOLA: Nicola Asceric saat ini berlatih bersama tim Persik beberapa waktu lalu. (Anwar Basalamah - radarkediri)

Share this          

 KOTA, JP Radar Kediri – Tim pelatih Persik telah mengevaluasi latihan pemain di pekan pertama. Di minggu kedua ini, mereka akan menambah levelnya untuk meningkatkan porsi latihan. “Latihannya tetap sama untuk recovery otot,” kata pelatih fisik Dimas Agung.

          Dimas mengungkapkan, sesuai arahan head coach, latihan di pekan pertama kedua tetap sama. Hanya saja, untuk menaikkan levelnya, pemain perlu menambahnya. “Hanya load-nya yang kami tambah,” ungkap pria asal Malang tersebut.

          Dengan pola latihan tersebut, kata dia, pemain tidak perlu mengubah pola latihan di minggu kedua. Mereka juga dibebaskan untuk berlatih dengan alat seadanya. Itu dilakukan apabila tempat gym di kota yang ditinggali tutup karena pandemi Korona.

          Untuk mengevaluasi latihan pemain, Dimas mengungkapkan, pelatih akan mengirim pesan pendek lewat WhatsApp (WA). Di luar itu, pihaknya juga memantau latihan melalui video call (VC). “Itu yang kami lakukan di minggu pertama,” ucapnya.

          Beberapa pemain juga berinisiatif mengirimkan rekaman video ke pelatih. Misalnya seperti yang dilakukan Paulo Sitanggang dan Nikola Asceric. Saat ini, kedua pemain tersebut berada di rumah masing-masing. Paulo di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) dan Nikola ada di kampung halamannya, Serbia.

          Sama seperti minggu sebelumnya, latihan dilakukan sebanyak tiga kali dalam seminggu. Sesuai jadwal, latihan di hari pertama dimulai Selasa. Kemudian dilanjutkan Kamis dan Sabtu. “Hari Minggu nanti kami evaluasi lagi,” kata pria yang musim lalu melatih di Badak Lampung FC ini.

          Untuk diketahui, Persik tetap menggelar latihan di bawah pemantauan tim pelatih. Latihan fokus pada penguatan otot. Sementara, sebelum puasa, pemain digeber untuk peningkatan fisik. Pelatih ingin meningkatkan kecepatan, daya tahan, dan kekuatan.

          Agar puasa pemain tidak terganggu, pemain disarankan berlatih menjelang buka puasa. Sedangkan, mereka yang tidak berpuasa, bisa melakukannya di pagi hari.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia