Kamis, 09 Jul 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Stok Melimpah, Harga Cabai Rawit Anjlok

02 Mei 2020, 13: 31: 47 WIB | editor : Adi Nugroho

Cabe

MURAH: Pedagang sayur di Pasar Warujayeng, Tanjunganom melayani pembeli. Harga cabai di sana turun menyusul melimpahnya stok. (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

TANJUNGANOM, JP Radar Nganjuk-Sempat meroket hingga menyentuh harga Rp 60 ribu per kilogram, harga cabai rawit terjun bebas. Kemarin, harga si merah pedas ini hanya Rp 10 ribu hingga Rp 12 ribu per kilogram (kg). Penurunan harga ini diakibatkan oleh stok yang melimpah dan jumlah pembelian yang menyusut drastis.

Seperti dikatakan oleh Sri’in, 58. Pedagang sayuran di Pasar Warujayeng, Tanjunganom mengatakan, biasanya harga cabai naik signifikan saat Ramadan. Tetapi, anomali terjadi tahun ini. “Baru kali ini harga cabai justru murah saat bulan puasa,” ujar Sri’in.

Lebih jauh Sri’in mengungkapkan, harga cabai kemarin sudah relatif lebih tinggi. Pasalnya, beberapa hari lalu harga cabai sempat menyentuh Rp 5 ribu per kg. “Sangat murah,” lanjutnya.

Harga cabai yang murah, tutur Sri’in, membuat para petani enggan memanen tanamannya. Sebab, biaya panen bisa lebih mahal dari harja jualnya. Karena itu pula, harga cabai merangkak naik selama beberapa hari terakhir hingga menyentuh Rp 12 ribu per kg.

Hingga kemarin, harga cabai merah keriting adalah yang paling murah. Yaitu, Rp 10 ribu per kg. Sebelumnya, harga cabai merah keriting menyentuh Rp 45 ribu per kg.

Adapun harga cabai rawit kemarin sebesar Rp 11 ribu per kg. Sebelumnya, cabai paling pedas ini menyentuh Rp 60 ribu per kg. Sedangkan harga cabai merah besar yang sebelumnya mencapai Rp 30 ribu per kg, menjadi Rp 12 ribu kemarin.

Tak hanya cabai, beberapa harga sayuran juga turun. Di antaranya tomat yang kemarin hanya Rp 4 ribu per kg. Padahal, sebelumnya tomat sempat mencapai Rp 8 ribu per kg.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia