Kamis, 24 Jun 2021
radarkediri
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Kerajinan dari Kantong Kresek: Jadi Hiasan Indah dan Kurangi Limbah

19 April 2020, 17: 34: 33 WIB | editor : Adi Nugroho

kantong kresek

MIRIP ASLI: Kantong kresek yang sudah tidak dipakai, diubah menjadi berbagai macam karya seni. (Habibah Anisa - radarkediri)

Share this          

Siapa yang menyangka, jika kantong plastik atau kantong kresek bekas belanjaan masih memiliki manfaat. Limbah plastik ini pun bisa disulap menjadi kerajinan tangan yang cantik.

Seperti dilakukan oleh Sulastri Ningsih, yang mengubah lembaran kresek ini menjadi kerajinan bunga. “Semula anak saya yang masih kecil mengikuti karnaval, saya buatkan buket bunga yang bahannya dari tas kresek,” terang perempuan asal Dusun Jabon, Desa Wonokerto, Kecamatan Plemahan.

Tas kresek tersebut tidak hanya dibuat sebagai bunga tapi juga disulap menjadi topi. Selain dibuat dari tas kresek bekas, juga bisa dibuat dari wadah plastik yang sudah tidak terpakai. “Kantong kresek yang digunakan biasanya bekas belanja,” imbuhnya.

Baca juga: Kisah Marlina Sri Kushartini, Juragan Salad yang Bangkrut Lalu Bangkit

bunga plastik

KREATIF: Kerajinan dari limbah plastik. (Habibah Anisa - radarkediri)

Sulastri menjelaskan, untuk kresek yang kotor memang memerlukan proses yang lama. Langkah pertama, kresek yang kotor dicuci. Setelah dicuci, kresek tersebut dijemur. Kresek yang sudah dalam keadaan kering, baru dapat diproses dijadikan bunga. “Agar bunga terlihat seperti yang dijual di pasaran, tas kresek disetrika,” ungkap Sulastri.

Untuk kerajinan dari tas kresek, sebenarnya ia sudah lama membuat usaha tersebut. Di mana kerajinan tersebut berupa suvenir dan aksesoris. Hanya saja, waktu itu, pemasaran tidak semudah saat ini. Melalui media sosial, hasil karya bisa langsung terlihat.

Dengan metode tersebut, rupanya banyak yang tertarik dengan bunga kresek buatannya. Karena banyak yang tertarik, ia pun menjadikan kerajinan tersebut sebagai usaha. Sifat bahan kantong plastik yang tipis, lentur, transparan, serta berwarna-warni memang cocok dijadikan bahan yang murah dan mudah didapat untuk dibuat barang kerajinan tangan utamanya bunga.

“Untuk pembuatan, dibandingkan dengan daun pembuatan bunga jauh lebih memerlukan banyak detail,” jelas Sulastri.

Contohnya bunga mawar, karena memiliki banyak kelopak membutuhkan waktu yang sedikit lama. Agar mirip dengan bentuk aslinya, dalam pembuatan daun memang dibuat gradasi warna.  

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news