Rabu, 03 Jun 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Sita Belasan Gram Ganja dari Oknum Guru

02 April 2020, 16: 22: 09 WIB | editor : Adi Nugroho

Ganja

TERTANGKAP BASAH: Tim Rajawali 19 menggeledah Lutfi, oknum guru honorer yang nyambi edarkan ganja pada Selasa (31/3) malam. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Guru seharusnya menjadi panutan. Namun, kelakuan Lutfi Maulana, 27, ini justru sebaliknya. Guru honorer asal Desa Gebangkerep, Baron ditangkap Satresnakoba Polres Nganjuk pada Selasa (31/3) malam lantaran nyambi berjualan daun ganja kering.

Kasatresnarkoba Polres Nganjuk Iptu Pujo Santoso mengatakan, Lutfi tidak dibekuk sendirian. Melainkan ada tiga tersangka lain yang turut diringkus malam itu. Mereka adalah Ahmad Bagus, 22; Fandi Sohibulbed, 33; dan Abdul Kosim. “Keempatnya kami bekuk di wilayah Baron,” ujarnya.

Kepada Jawa Pos Radar Nganjuk, Pujo menyebut, pihaknya telah lama mengamati pergerakan pelaku. Total dari keempat tersangka tersebut, tim Rajawali 19 berhasil mengamankan daun ganja kering seberat 12,45 gram. “Oknum guru itu yang menjadi pemasok ketiganya,” lanjut Pujo.

Menurut keterangannya, Lutfi merupakan seorang guru BK aktif pada sebuah lembaga pendidikan menengah atas. Ironisnya, ia merupakan guru di sebuah MAN yang cukup terkenal di Kota Angin. “Sungguh tidak tidak bisa contoh perbuatannya,” sesal ayah dua anak tersebut.

Penangkapan Lutfi berhasil dilakukan satresnarkoba melalui pengembangan dari tersangka Bagus. Pemuda asal Desa Garu, Baron itu dibekuk di rumahnya sekitar pukul 19.00.

Dari penggeledahan, tim Rajawali 19 menemukan daun ganja kering seberat 2,75 gram yang disembunyikan di kamarnya. “Dia juga kedapatan membawa 1,15 gram di saku jaketnya,” sambung perwira dengan dua balok emas di pundak tersebut.

Dalam pemeriksaan, Bagus mengaku mendapatkan daun lima jari itu dari Fandi. Kebetulan, keduanya merupakan tetangga satu desa. Jarak rumahnya pun terbilang tidak begitu jauh. Tim pun langsung bergegas menuju rumah target berikutnya.

Fandi yang sedang berada di rumah, langsung diamankan dan digeledah oleh petugas. Dari tangannya, petugas mendapati daun ganja seberat 2,03 gram yang disimpan di dalam bungkus rokok.

“Barang bukti tersebut kami temukan di saku celana pelaku,” beber Pujo. Kepada petugas, Fandi mengaku mendapatkan ganja dari aktor utama jaringan tersebut, yakni Lutfi. Sama seperti dua pelaku sebelumnya, Lutfi juga dibekuk di rumahnya.

Di sana, tim Rajawali 19 mendapati daun ganja kering seberat 2,62 gram yang disembunyikan di dalam tabung gitar miliknya. Tak hanya itu, petugas juga menemukan ganja seberat 1,72 gram di dalam kaleng permen di rumah pelaku.

Lebih lanjut, Kosim menjadi pelaku yang dibekuk terakhir. Dari tangannya, petugas mendapati ganja seberat 2,18 gram. “Dia juga mengaku membeli ganja dari tersangka Lutfi,” timpal Pujo sembari menyebut ganja yang diamankan dari empat pelaku sebanyak 12,45 gram.

Keempatnya pun langsung digelandang petugas ke Mapolres Nganjuk untuk diperiksa lebih dalam lagi. Selebihnya, satresnarkoba masih akan melakukan pengembangan dari keempat pelaku yang diamankan. “Kami masih berusaha mengembangkannya lagi,” pungkasnya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia