Rabu, 03 Jun 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Pelayanan SIM Ditutup Sementara

01 April 2020, 10: 25: 51 WIB | editor : Adi Nugroho

Korona

EFEK KORONA: Anggota Satlantas Polres Nganjuk memberi arahan pemohon Satpas SIM sedang ditutup sementara mulai kemarin. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

Setelah sempat melakukan sejumlah pembatasan dalam pelayanan pengurusan surat izin mengemudi (SIM), Satlantas Polres Nganjuk akhirnya memutuskan menghentikan sementara pelayanan tersebut mulai kemarin. Baik pengurusan SIM baru atau perpanjangan tidak bisa dilayani lagi. Langkah ini diambil untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Hegy Renanta yang dikonfirmasi tentang penutupan sementara pelayanan SIM, membenarkannya. Hegy menjelaskan, penutupan dilakukan menindaklanjuti program pemerintah dan maklumat Kapolri. “Mencegah penyebaran virus Covid-19,” ujar Hegy.

Polres Nganjuk, lanjut Hegy memutuskan menutup layanan setelah jumlah warga di Jawa Timur yang terjangkit virus korona baru itu semakin bertambah banyak. Kapan pelayanan akan dibuka lagi? Ditanya demikian, perwira dengan pangkat tiga balok di pundak itu mengaku belum bisa menyebutkan waktunya. “Sampai dengan waktu yang diberitahukan (nanti). Melihat perkembangan situasi,” tandasnya.

Lebih lanjut Hegy menjelaskan, bagi pemohon perpanjangan SIM yang habis pada saat penutupan tersebut, Hegy mengimbau agar tidak khawatir. Lantaran, pihaknya memberikan kelonggaran bagi pemohon untuk memperpanjangnya nanti setelah pelayanan dibuka lagi. “Nanti dapat diperpanjang setelah situasi dinyatakan dalam keadaan normal kembali,” tutur Hegy.

Untuk diketahui, sebelumnya pelayanan perpanjangan atau pembuatan SIM hanya dilakukan pembatasan. Tidak sampai dilakukan penutupan. Melainkan, pelayanan hanya dibuka setengah hari saja. Maksimal sampai pukul 12.00. Pada hari normal, Satpas SIM dibuka hingga sekitar pukul 14.00.

Dalam kondisi normal, pemohon SIM di satlantas tak kurang dari 50 orang per hari. Namun, dengan kondisi pembatasan jam pengurusan tersebut,jumlah warga yang mengurus SIM menyusut hingga sekitar 40 persen. Kini pelayanan bahkan ditutup total.

Menurutnya, dalam kondisi seperti ini, kesehatan dan keselamatan masyarakat luas merupakan hal yang utama. Karenanya, satlantas memutuskan untuk menutup sementara pelayanan yang bisa memicu penyebaran korona itu.

Sementara itu, meski Satpas SIM ditutup sementara, pelayanan di Samsat Nganjuk masih dibuka normal seperti biasanya. Mereka tetap melayani pemohon hingga pukul 12.00.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia