Sabtu, 30 May 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Tes Swab Covid-19, Bupati Kediri Negatif

01 April 2020, 03: 01: 53 WIB | editor : Adi Nugroho

bupati kediri

SUDAH TES: Bupati Kediri Haryanti. (M Arif Hanafi - radarkediri)

Share this          

KEDIRI - Kabar melegakan datang dari Pemerintah Kabupaten Kediri. Bupati Kediri Haryanti Sutrisno memastikan hasil tes swab Covid-19 yang dilakukannya. “Hasilnya sudah saya terima. Negatif,” terang Haryanti.

Tindakan antisipasi memeriksakan diri ini memang dilakukannya saat sadar berada satu tempat dengan salah satu pejabat di Pemkab Kediri yang saat itu diketahui memiliki risiko. Pejabat tersebut berada dalam satu kegiatan dengan pasien positif Covid-19  yang sudah meninggal.

“Kami tes bersamaan. Hasil juga diterima bersamaan. Hasilnya satu positif dan satu negatif,” bebernya.

Haryanti merasa bersyukur karena dirinya bisa beraktivitas seperti biasa. Diakuinya, aturan yang digunakan yaitu physical distancing dan sering cuci tangan memang membantunya agar tidak terpapar.

Untuk diketahui, sejak wabah korona masuk ke Kediri, aturan ketat diterapkan Pemkab Kediri dengan melakukan physical distancing di seluruh kegiatan yang dilaksanakan Pemkab Kediri. Mulai dengan rapat tanpa banyak undangan. Menyiapkan jarak antarpeserta rapat hingga pelantikan yang dilakukan secara live streaming.

Di sisi lain, dirinya sedih saat tahu salah satu pejabat di lingkungan pemerintahannya postif terpapar virus Covid-19. Apalagi, Kepala Dinas Kesehatan Bambang Tri Putro tersebut menjadi salah satu pejabat di garda depan penanganan Covid-19.

“Untung kondisi Pak Bambang sudah membaik,” tuturnya.

Dirinya terus memantau perkembangan kondisi pasien yang sekarang dirawat di RSUD Simpang Lima Gumul (SLG) tersebut. Saat ini, diakui Haryanti, Bambang sebelumnya sempat demam. Demam tersebut sempat muncul tetapi juga sempat hilang. Setelah itu, juga mengalami batuk. Tapi, itu juga tak lama. Kini, dengan penanganan tenaga medis di RSUD SLG tersebut, Haryanti berharap kondisi salah satu stafnya tersebut bisa segera membaik.

Harapan lainnya, tidak ada lagi yang terpapar positif. Menurutnya, berdasarkan data pasien yang terpapar, seluruhnya berasal dari luar Kediri. Karena itu, pihaknya lebih melakukan karantina wilayah di lokasi yang diketahui menjadi tempat tinggal warga yang terpapar. “Kalau untuk seluruh Kediri, masih belum (karantina), nanti dilihat perkembangannya,” terangnya.

Dia kembali meminta seluruh masyarakat agar tidak panik. Serta mengikuti anjuran pemerintah agar tetap berada di dalam rumah dan tidak perlu ke luar rumah jika tidak penting. Sementara bagi yang merasa memiliki risiko dengan pasien Covid-19 bisa langsung melakukan isolasi mandiri.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia