Rabu, 03 Jun 2020
radarkediri
Home > PERSIK KEDIRI
icon featured
PERSIK KEDIRI

Pulang, Ante Bakmaz Karantina di Australia

31 Maret 2020, 11: 52: 09 WIB | editor : Adi Nugroho

ante bakmaz

DEMI KESEHATAN: Ante Bakmaz saat membela Persik Kediri menghadapi Persebaya Surabaya di Gelora Bung Tomo (29/2) (Anwar Basalamah - radarkediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Pandemi korona yang melanda Indonesia membuat sejumlah negara lain waswas. Mereka akhirnya meminta warga negaranya untuk meninggalkan Indonesia. Tidak kecuali para pemain asing sepak bola di Liga 1 Indonesia.

          Australia adalah salah satu negara yang mengambil kebijakan tersebut. Karena itulah, Ante Bakmaz, bek Persik akhirnya memutuskan pulang ke negara asalnya. “Bakmaz sekarang sudah berada di Australia. Kemarin (Minggu, Red) berangkatnya,” kata Media Officer Persik Kediri Anwar Bahar Basalamah.

          Sementara tiga pemain asing lain, Jefferson Formigao, Gaspar Vega, dan Nikola Asceric, masih berada di Kediri. “Tapi apakah mereka juga nanti ingin pulang, masih perlu kami pertimbangkan,” ungkap pria kelahiran Tuban ini.

          Kompetisi sepak bola di Indonesia memang tengah mengalami force majeure. PSSI telah memutuskan untuk menunda Liga 1 dan 2 sampai 29 Mei 2020. Jika kondisi membaik, liga akan dilanjutkan pada 1 Juli. Akan tetapi, apabila pemerintah pusat memperpanjang status kedaruratan, liga musim ini akan diputuskan untuk dihentikan.

          Mengenai keberadaannya di Australia, Bakmaz sudah mengorfirmasikannya lewat story instagram (IG) pribadinya. Dia mengatakan, pemerintah Australia telah memanggil warga negaranya untuk kembali pulang, “Saya pergi dari Kediri dan sampai di Sydney kemarin (Minggu, Red),” ungkapnya.

          Di Negeri Kanguru, lanjut Bakmaz, dirinya akan melakukan karantina selama 14 hari. Itu memang sesuai dengan protokol keselamatan pencegahan penularan virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok ini. “Saya karantina di sini (Australia). Pada saat seperti ini, saya tidak ingin membuat siapa pun berisiko terkena virus. Sehingga saya tidak akan berkontak dengan siapa pun,” ucap pemain 28 tahun ini.

          Bakmaz menambahkan, tetap kembali ke Indonesia. Hanya saja, rencana tersebut harus mendapatkan izin dari pemerintah Australia. “Dan situasi Indonesia stabil,” ungkapnya.

          Menurutnya, kesehatan sangat penting. Bakmaz juga berharap sepak bola kembali bergulir secepatnya. “The football will be back fast,” kata pemain yang pernah bermain di Madura United ini.       

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia