Jumat, 03 Apr 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik
Wawancara Hari Jadi Kediri

Bupati Kediri: Percayalah, Kami Siap untuk Terbuka

26 Maret 2020, 20: 07: 52 WIB | editor : Adi Nugroho

Bupati Kediri

Bupati Kediri (M Arif Hanafi - radarkediri)

Share this          

Dampak gempuran wabah Covid-19 turut dirasakan Bupati Kediri Haryanti Sutrisno. Salah satunya peringatan Hari Jadi Ke-1216 Kabupaten Kediri yang seharusnya dirayakan kemarin terpaksa ditunda tanpa batas waktu. Keputusan berat yang harus dilakukan demi memutus rantai penularan. 

Bagaimana Ibu menghadapi gempuran Covid-19 ini?

Sejak dua minggu lalu, saya sudah berusaha mengikuti instruksi dari pusat. Meliburkan sekolah, social distancing, pembentukan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 dan langkah-langkah tegas lainnya.

Seperti apa yang sudah dijalankan?

Saya sudah meminta setiap kali ada kegiatan pemkab untuk diberlakukan ketat pembatasan jarak 1,5 meter, pelantikan tidak perlu mengundang banyak tamu, memberlakukan live streaming dan baru saja saya meminta untuk staf ASN masuk kerja secara bergantian.  Kami juga telah menerapkan penyemprotan disinfektan di seluruh fasilitas umum dan satker secara mandiri. Juga untuk pasar dan tempat umum kami menyiapkan tempat cuci tangan. Jangan lupa, kami juga langsung menutup tempat wisata untuk umum agar tidak ada yang berkerumun.

Menurut Anda, kondisi penyebaran wabah ini seperti apa?
Seperti banyak yang sudah diketahui, kasus sekarang di Kediri ini nol positif. Hanya satu orang yang dirawat, itu pun dari Blitar. Kami juga terus perketat pendataan warga dari luar kota agar segera melapor ke RT/RW hingga ke kantor desa. Meski tidak boleh panik, kita harus terus waspada dengan memutus jaring penularan.

Bagaimana Anda meminta agar masyarakat tidak panik?
Selama ini, yang saya lihat, banyak beredar berita-berita dan info terkait wabah ini yang berseliweran dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Inilah yang justru membuat panik. Saya kesal dengan orang-orang yang tega menyebar hoaks itu.

Bagaimana sikap Anda untuk mencegahnya?
Kami sudah memiliki website khusus mengenai korona ini. Masyarakat bisa bebas mengaksesnya di http://covid19.kedirikab.go.id/ Kami siap terbuka. Percayalah. Bisa juga mengakses langsung ke (website) provinsi.  Jangan mudah percaya informasi yang tidak jelas.

Apakah informasi yang diterima saat ini masih belum update?

Kami pasti berusaha untuk update. Tetapi, perlu diingat, untuk penanganan wabah seperti ini ada protokol khusus yang diterapkan. Kami menunggu konfirmasi dari pusat, lalu provinsi dan kemudian baru kami akan memberikan informasi ke masyarakat. Supaya tidak terjadi kesimpangsiuran dan kesalahan penyampaian informasi.

Sebagai dokter, adakah saran yang bisa disampaikan ke masyarakat agar tetap tenang melewati musibah ini?
Sekali lagi, saya meminta masyarakat agar jangan panik. Jangan lupa selalu cuci tangan dengan sabun di air mengalir, minum vitamin, makan makanan bergizi seperti sayur dan buah, olahraga, dan jangan keluar rumah kalau tidak ada kepentingan mendesak.

Harapan Anda?
Saya berharap, masyarakat Kediri bisa melewati wabah ini dan tidak banyak korban. Ada kesadaran diri untuk hidup bersih dan sehat dan bagi yang sudah masuk ODR (orang dengan risiko), ODP (orang dengan pemantauan) dan PDP (pasien dengan pemantauan) bisa mengikuti prosedur penanganan seperti karantina diri dengan baik. Jangan sampai kita menjadi media penularan bagi orang lain.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia