Jumat, 03 Apr 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Tercebur Got, Terseret Arus, Bocah 6 Tahun Asal Wonorejo Puncu Tewas

26 Maret 2020, 12: 41: 31 WIB | editor : Adi Nugroho

LOKASI: Anggota Polsek Puncu menunjukkan got tempat Fr diduga tercebur lalu terseret arus hingga menyebabkannya meninggal.

LOKASI: Anggota Polsek Puncu menunjukkan got tempat Fr diduga tercebur lalu terseret arus hingga menyebabkannya meninggal. (RENDI MAHENDRA-JP Radar Kediri)

Share this          

PUNCU, JP Radar Kediri- Hati-hati! Musim penghujan yang membuat arus sungai, bahkan saluran air, deras harus diwaspadai. Senin (23/3), nahas menimpa Fr, bocah 6 tahun, asal Desa Wonorejo, Kecamatan Puncu. Dia meninggal diduga karena terseret arus got alias saluran air di depan rumahnya. Jasadnya ditemukan di sungai Dusun Sanggrahan, Desa Wonorejo.

Menurut Kasi Humas Polsek Puncu Aiptu Jiwo Santoso, pada Senin (23/3) sekitar pukul 13.45 Fr bermain di atas saluran air, depan rumahnya. Awalnya semua aman saja. Namun, tak berselang lama, saat nenek korban, Leginah, 70, mencarinya, ternyata Fr sudah tidak ada. Dicari di sekitar rumah, bocah tersebut tetap tidak ditemukan. Mbah Leginah pun segera mencari pertolongan warga.

“Beberapa saat kemudian, Siswanto (saksi, Red) mendapat informasi ada yang menemukan korban di sungai Dusun Sanggrahan,” terang Jiwo.

Siswanto pun segera ke tempat kejadian perkara (TKP). Fr sudah tidak bisa diselamatkan. Ia meninggal. Selanjutnya Siswanto melaporkan ke Kepala Desa (Kades) Wonorejo Wahyu Wiyono. Korban dibawa ke Klinik Vitamedika, Kepung.

Kades melaporkan kejadian tenggelamnya Fr ke Polsek Puncu. “Petugas Polsek Puncu lalu ke Klinik Vitamedika dan melakukan pemeriksaan bersama. Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan diduga korban meninggal murni akibat tenggelam,” jelas Jiwo. (ren)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia