Jumat, 03 Apr 2020
radarkediri
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Gula di Pasar Kediri Rp 17.500 Per Kilo, Bulog Akui di Atas HET

24 Maret 2020, 13: 56: 53 WIB | editor : Adi Nugroho

TERUS NAIK: Gula pasir di salah satu kios pedagang Pasar Setonobetek, Kota Kediri.

TERUS NAIK: Gula pasir di salah satu kios pedagang Pasar Setonobetek, Kota Kediri. (DOK JP RADAR KEDIRI)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri-  Harga gula melonjak tajam di pasaran. Dari kisaran Rp 11 ribu kini Rp 17.500 per kilogram (kg). Padahal harga eceran tertinggi (HET) yang dipatok pemerintah Rp 12.500 per kg.

Kepala Bulog Subdivre Kediri Mara Kamin Siregar mengakui, harga gula di pasaran saat ini memang melebihi HET. “Kalau di pasaran sekitar Rp 17.000 per kilogram, jelas di atas HET. Kami sebelumnya juga melakukan koordinasi dengan Polres Kediri, Satgas Pangan, dan dinas perdagangan,” jelas Kamin.

Padahal sekitar awal bulan lalu, harga gula masih normal. Satu kilo berada di kisaran Rp 11 ribu. Meskipun bervariasi namun selisihnya tidak banyak. Sebagian ada yang karena faktor kemasan. Namun sekitar pertengahan bulan, harga gula mulai menunjukkan tren menaik.

Kenaikan tersebut tak secara langsung. Melainkan bertahap, dari Rp 11 ribu per kg menjadi Rp 12 ribu, Rp 14 ribu, hingga di atas Rp 15 ribu. Menurut Kamin, pihaknya telah berusaha menstabilkan harga gula. Untuk mengantisipasi kenaikan harga, pihaknya mensuplai stok di gudang Bulog Subdivre Kediri.

Termasuk dari luar Kediri. Hal tersebut untuk memastikan ketersediaan. “Insya Allah stok gula aman, pasokan juga sudah masuk dari daerah lain. Kami juga berkoordinasi dengan Polres Kediri untuk operasi pasar mengantisipasi Ramadan dan Idul Fitri,” pungkasnya. (ren)

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia