Jumat, 03 Apr 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Cegah Penyebaran Korona, Kirim E-KTP Lewat Pos

24 Maret 2020, 13: 19: 47 WIB | editor : Adi Nugroho

KTP

PELAYANAN: Pegawai Dispendukcapil Nganjuk menerima berkas pemohon E-KTP yang nantinya akan dikirimkan lewat POS jika telah tercetak. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) menyesuaikan pelayanan untuk mencegah penyebaran virus corona. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Nganjuk mengubah metode penyerahan E-KTP mengantisipasi mewabahnya Covid-19. Jika sebelumnya diberikan langsung, sekarang dikirim melalui pos.

Kepala Dispendukcapil Nganjuk Zabanuddin mengatakan, usai perekaman data dan mengumpulkan berkas, pemohon E-KTP tinggal menunggu di rumah masing-masing. “E-KTP yang sudah jadi kami kirim ke alamat pemohon lewat pos,” ujar Zabanuddin.

Dikatakan Zabanuddin, sebelumnya petugas dispendukcapil sudah memeriksa kelengkapan berkas pemohon. Setelah dinyatakan lengkap, dispenduk langsung memproses pencetakan dan mengirimnya.

Berdasar penghitungan waktu yang dilakukan dispendukcapil, E-KTP bisa diterima pemohon paling lama satu minggu setelah pengiriman. “Tidak lama,” lanjutnya.

Lebih jauh Zabanuddin menjelaskan, dispendukcapil juga mendapat keluhan tentang keping E-KTP yang tidak sampai ke pemohon. Hal tersebut menurutnya terjadi lantaran alamat dan domisili pemohon berbeda dengan yang ada di berkas E-KTP. “Kami mengirim sesuai dengan alamat yang ada di E-KTP,” terangnya.

Zabanudin menuturkan, pengiriman E-KTP lewat pos sudah dilakukan sejak setahun lalu. Hanya saja, jumlahnya masih sangat kecil. Sebab, mayoritas masyarakat memilih menunggu langsung di dispendukcapil usai perekaman data. Alasannya, E-KTP segera digunakan untuk kepentingan yang mendesak.

Adapun tahun ini digalakkan kembali menyusul instruksi bupati terkait pencegahan korona. “Kami tekankan agar masyarakat mau menunggu di rumah. Ini sebuah momentum untuk mengoptimalkan pengiriman E-KTP lewat pos,” tandasnya.

Dengan mewabahnya korona seperti sekarang, menurut Zabanudin dispendukcapil bisa mengirim ratusan keping setiap hari. Dari total 500 pemohon yang datang ke dispendukcapil, pihaknya mengirim sekitar 250 keping E-KTP lewat pos.

Untuk diketahui, selain menggencarkan pengiriman E-KTP lewat pos, dispendukcapil juga berupaya menerapkan social distancing atau jaga jarak sosial. Yaitu, dengan mengatur tempat duduk di ruang tunggu agar tidak berdempetan. “Kami sediakan hand sanitizer yang bisa digunakan oleh pemohon,” bebernya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia