Jumat, 03 Apr 2020
radarkediri
Home > PERSIK KEDIRI
icon featured
PERSIK KEDIRI

Pemain Persik Libur Sepekan, Ini yang Dilakukan Tim Pelatih 

23 Maret 2020, 19: 12: 48 WIB | editor : Adi Nugroho

sackie doe persik

LIBUR: Sackie Doe saat berlatih di Stadion Brawijaya Kediri. (Anwar Basalamah - radarkediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Pandemi korona alias Covid-19 akhirnya berdampak pada persiapan tim Persik Kediri. Setelah mempertimbangkan banyak hal, manajemen akhirnya memutuskan untuk meliburkan pemain dan official sampai satu pekan.

          Media Officer Persik Kediri Anwar Bahar Basalamah mengatakan, dari hasil rapat, libur tim ditetapkan sampai 29 Maret 2020. Itu berarti selama sekitar satu minggu, Faris Aditama dkk tidak berlatih bersama. “Kami mempertimbangkan situasi saat ini karena pandemi korona,” kata Basalamah.

          Untuk menyikapi hal tersebut, Basalamah mengungkapkan, anggota tim yang masih berada di Kediri dilarang keluar dari kota untuk sementara waktu. Sementara anggota tim yang berada di luar Kediri sebaiknya tidak kembali ke Kediri. “Kami tidak menentukan batas waktunya,” ujar pria kelahira Tuban ini.

          Manajemen juga mewanti-wanti pemain yang saat ini berada di zona merah Covid-19. Karenanya, sesuai dengan arahan pemerintah pusat, mereka wajib melakukan self social distancing. “Harus berada di rumah dan menjaga jarak dengan orang lain,” ungkapnya.

          Setelah latihan Sabtu lalu (21/3), tim pelatih memang meliburkan latihan kemarin. Karena itu, beberapa pemain memutuskan pulang ke rumah mereka. Di antaranya adalah Dimas Galih, Antoni Putro Nugroho, dan Munhar. Seperti diketahui, Dimas dan Munhar berdomisili di Surabaya dan Sidoarjo. Sedangkan Antoni berasal dari Jogjakarta.

          Meskipun latihan ditiadakan, bukan berarti pemain bisa berleha-leha di rumah. Pasalnya, tim pelatih akan memantau mereka selama berada di rumah. “Tim pelatih akan merumuskan menu latihan di rumah dan memonitor perkembangannya,” ujarnya.

          Selama satu pekan, tim pelatih akan melihat progres para pemain. Pasalnya, meski sudah ditetapkan libur sampai 29 Maret, manajemen belum bisa memastikan apakah situasinya membaik ke depan. “Kami sesuaikan dengan kondisi nanti. Mudah-mudahan saja kondisinya terus membaik,” kata Basalamah.

          Sejauh ini, skuad Macan Putih memang terus berlatih di bawah arahan pelatih Joko Susilo. Sejak kekalahan dari Persiraja Banda Aceh pada 14 Maret lalu, Joko banyak melakukan evaluasi. Salah satunya soal chemistry, kerja sama tim, dan visi bermain.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia