Jumat, 03 Apr 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Ajak Lihat Mobil di SLG, Warga Wonojoyo Gasak Vario Warga Gurah

23 Maret 2020, 13: 59: 14 WIB | editor : Adi Nugroho

TEGA: Gunawan (tengah, biru) diamankan bersama motor yang digelapkannya, di Mapolsek Gurah (22/3).

TEGA: Gunawan (tengah, biru) diamankan bersama motor yang digelapkannya, di Mapolsek Gurah (22/3). (RENDI MAHENDRA-JP Radar Kediri)

Share this          

GURAH, JP Radar Kediri- Hati-hati! Jangan sembarangan meminjamkan kendaraan kepada orang yang baru dikenal. Gara-gara hal itu, Sumaji, 64, warga Dusun/Desa Besuk, Kecamatan Gurah sempat kehilangan sepeda motornya, Honda Vario. Beruntung, polisi berhasil melacak dan menangkap pelakunya.

Kasus ini terjadi Jumat (13/3), saat Gunawan, 39, kenalannya asal Dusun Krajankidul, Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah datang ke rumah Sumaji. Gunawan mengajaknya ke Simpang Lima Gumul (SLG) untuk melihat mobil yang hendak dibelinya.

Tanpa curiga, Sumaji mau saja. Berdua, mereka pun pergi ke kawasan ikon baru Kabupaten Kediri tersebut. Mengendarai Honda Vario milik Sumaji, Gunawan yang memegang kemudi.

Namun, sampai di Kranggan, Gurah, Sumaji diminta turun. “Korban (Sumaji, Red) diminta menunggu di warung,” ujar Kasi Humas Polsek Gurah Aipda Yulianto, Minggu (22/3).

Gunawan lantas pergi sendiri. Sumaji menunggunya. Namun, hingga pukul 18.00 WIB, Gunawan tak kunjung kembali. Saat itulah Sumaji mulai resah dan curiga. Dia pun mencari Gunawan ke kawasan SLG. Namun, tak ketemu.

Malam itu, Sumaji pulang ke rumah tanpa Honda Varionya. "Pencarian dilakukan sampai tiga hari. Tapi, tersangka (Gunawan, Red) tetap tidak ditemukan. Akhhirnya, korban (Sumaji, Red) melapor ke polisi," terang Yulianto.

Polisi lantas melakukan serangkaian proses penyelidikan. Termasuk melacak identitas Gunawan dan tempat tinggalnya. “Jumat (20/3), tersangka terdeteksi berada di rumahnya. Sekitar jam 11.00, tim buser langsung bergerak untuk meringkusnya," jelas Yulianto.

Gunawan dibawa ke Mapolsek Gurah. Dari tangannya, polisi mengamankan Honda Vario 125 nopol AG 3027 OG yang nilainya diperkirakan Rp 19 juta. “Pelaku terancam pasal 378 atau 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. Ancaman hukumannya 4 tahun penjara,” pungkas Yulianto. (ren)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia