Jumat, 03 Apr 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

DPRD Kota Kediri Batalkan Semua Agenda Gara-Gara Korona

21 Maret 2020, 14: 47: 15 WIB | editor : Adi Nugroho

Gus Sunoto Kediri

CEGAH KORONA: Ketua DPRD Kota Kediri Gus Sunoto memimpin rapat banmus.

Share this          

KEDIRI - Para wakil rakyat di DPRD Kota Kediri bergerak cepat menyikapi ancaman persebaran virus korona. Kemarin, Ketua DPRD Kota Kediri Gus Sunoto memimpin rapat badan musyawarah (banmus). Membahas masalah virus dengan nama resmi Covid-19 itu. Hasilnya, banmus memutuskan membatalkan semua agenda yang sudah dijadwalkan DPRD Kota Kediri.

Pembatalan agenda itu bahkan sudah dimulai kemarin.  “Pembatalan semua agenda DPRD Kota Kediri untuk menekan dan mencegah penyebaran virus korona,” tandas Gus Sunoto, usai sidang.

Pembatalan semua agenda ini menindaklanjuti upaya pemerintah mencegah penularan virus korona. Untuk itu, rapat kerja, public hearing, kunjungan kerja ke luar daerah, hingga rapat paripurna ditiadakan untuk sementara waktu.

Sampai kapan pembatalan agenda DPRD Kota Kediri? Politisi dari PDI Perjuangan ini mengaku belum tahu. Pihaknya masih akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pemkot. “Kami akan melihat dulu sampai kondisi benar-benar aman dari virus korona,” tandasnya.

Meski demikian, Gus Sunoto meminta masyarakat Kota Kediri tidak khawatir. Wakil rakyat tetap akan menyerap aspirasi masyarakat dan memperjuangkannya. “Masyarakat tetap boleh menyampaikan aspirasinya ke anggota DPRD,” tandasnya.

Pembatalan agenda dewan bukan berarti para wakil rakyat tidak peduli dengan kondisi ini. Sebaliknya DPRD Kota Kediri tidak akan tinggal diam. Para wakil rakyat akan turun ke lapangan. Mencegah dan menekan penyebaran virus korona.

Minggu depan, rencananya DPRD Kota Kediri akan bagi-bagi masker dan hand sanitizer gratis ke masyarakat. Karena masker dan hand sanitizer efektif untuk menekan penyebaran virus korona. “Bagi yang sakit itu wajib memakai masker agar virusnya tidak menular ke orang lain,” tandasnya.

Lebih lanjut, Gus Sunoto mengajak masyarakat Kota Kediri tetap waspada terhadap virus korona. Keputusan untuk belajar di rumah bagi siswa harus dipatuhi. Mereka tidak boleh keluar rumah untuk sekadar main atau jalan-jalan ke pusat perbelanjaan dan berwisata. Karena jika hal itu tidak dipatuhi maka upaya pemerintah untuk menekan penyebaran virus korona di kalangan pelajar akan sia-sia.

Selain itu, suami Wara S. Renny Pramana ini berharap masyarakat tidak panik dengan virus korona. Masyarakat tidak perlu melakukan aksi borong sembako, masker, dan hand sanitizer. “Waspada korona itu wajib tapi jangan panic buying,” ingatnya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia