Rabu, 03 Jun 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Beras Aman hingga 8 Bulan, Bulog Ingatkan Warga Tak Panik

21 Maret 2020, 14: 11: 26 WIB | editor : Adi Nugroho

kapolres kediri

MENGGUNUNG: Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono melihat kondisi beras di gudang Bulog Paron, Ngasem, didampingi Kepal Bulog Subdivre Kediri Kamin Siregar, kemarin. (Rendi Mahendra - radarkediri)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Masyarakat tak perlu panik menghadapi pandemi korona seperti saat ini. Meskipun pemerintah pusat memperpanjang status darurat hingga 29 Mei, stok bahan pangan di wilayah Kediri masih mencukupi. Terutama beras, stok yang ada di gudang Bulog Sub Divisi Regional (Subdivre) Kediri mencukupi untuk delapan bulan ke depan.

Kabar itu disampaikan oleh Kepala Perum Bulog Subdivre Kediri Mara Kamin Siregar. Saat inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono kemarin siang (20/3) Kamin menegaskan cukupnya stok tersebut.

“Untuk ketersediaan (beras) dipastikan cukup hingga delapan bulan ke depan,” terang Kamin.

Menurutnya, stok di Bulog Subdivre Kediri diperuntukkan tiga wilayah. Selain Kota dan Kabupaten Kediri, mereka juga menyuplai untuk wilayah Kabupaten Nganjuk. Dalam satu hari Bulog rata-rata mengirimkan 150 hingga 200 ton ke tiga daerah tersebut.

Selain stok cukup, soal harga juga masih stabil. Tidak ada kenaikan pada komoditas beras ini. Kamin menerangkan, untuk beras medium harganya di kisaran Rp 8.100 per kilogramnya. Harga itu merupakan patokan harga dari gudang Bulog.

“Sementara untuk beras premium dengan kemasan 5 kilogram dijual Rp 9.800 per kilogram,” tambah Kamin. Beras premium itu, menurutnya, rata-rata untuk keperluan warung dan restoran.

Dengan kondisi cukupnya stok beras itu, Kamin menegaskan agar masyarakat tidak perlu khawatir. Karena itu kepanikan dengan membeli bahan pangan secara berlebihan, yang biasa disebut panic buying, tak perlu dilakukan. Justru panic buying bisa menjadi satu yang kontraproduktif dalam kondisi seperti saat ini.

Hingga kemarin, berdasarkan data dari  Bulog Subdivre Kediri, stok beras mereka mencapai 70 ribu ton lebih. Yang tersebar di beberapa gudang mereka di wilayah Kediri dan Nganjuk. Khusus di gudang mereka di Ngasem tersimpan 15.100 ton beras.

Sementara itu, sidak yang dilakukan Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono kemarin menyasar ke gudang Bulog di Desa Paron, Kecamatan Ngasem. Sidak berlangsung mulai pukul 10.00 WIB.

Kapolres datang bersama dengan beberapa perwira. Di antaranya Kasatreskrim AKP Gilang Akbar dan Kasihumas AKP Purnomo. Juga ada KBO Satlantas Iptu I Ketut Alit. Rombongan kapolres langsung menuju ke gudang Bulog tersebut. Di tempat ini mereka sudah ditunggu oleh Kamin dan stafnya.

Terkait hasil sidaknya itu, Kapolres Lukman menegaskan bahwa stok pangan saat ini sangat mencukupi. Terutama beras, yang masih mampu mencukupi kebutuhan masyarakat Kediri dan Nganjuk.

Lukman mengatakan, di wilayah hukumnya hingga saat ini tak terjadi panic buying. Dia berharap masyarakat mampu menjaga hal itu. “Karena stok (beras) juga masih mencukupi,” tegas Lukman di sela-sela melihat tumpukan beras.

Selain itu Lukman juga menambahkan, mereka juga belum mendapati kasus penimbunan di masyarakat. Selama ini mereka terus melakukan pemantauan di lapangan. Pemantauan oleh satreskrim itu untuk memastikan tidak adanya upaya penimbunan bahan pangan oleh pihak yang tak bertanggung jawab. Sekaligus mengantisipasi agar tak sampai terjadi kelangkaan bahan pangan.

“Hal tersebut untuk mengantisipasi kelangkaan maupun terjadinya penimbunan bahan pangan, salah satunya beras. Masalah tersebut menjadi atensi bersama. Baik dari kepolisian, Bulog, maupun pemerintah daerah,” ucap Lukman.

 

Stok Aman, Jangan Panik

Stok  milik Bulog Subdivre Kediri    70.100 Ton

Stok di Gudang Paron, Ngasem        15.100 Ton

Harga Beras Medium                        Rp 8.100 *)

Harga Beras Premium                       Rp 9.800 *)

*)Patokan harga dari gudang Bulog

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia