Jumat, 03 Apr 2020
radarkediri
Home > Events
icon featured
Events

Melasti di Kediri: Bersihkan Diri dan Seisi Alam Semesta

16 Maret 2020, 20: 09: 17 WIB | editor : Adi Nugroho

melasti kediri

PROSESI MELASTI: Umat Hindu dari Kota dan Kabupaten Kediri, Nganjuk, dan Tulungagung berjalan dari Pura Penataran Agung Kilisuci, Pojok, Mojoroto, menuju ke Taman Brantas, Kota Kediri, kemarin. (Iqbal Syahroni - radarkediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Ribuan umat Hindu Kota dan Kabupaten Kediri, Nganjuk, serta Tulungagung berkumpul di Taman Brantas. Mereka menggelar upacara Melasti. Kegiatan ini prosesi penyucian diri sebelum Hari Raya Nyepi 1942 Saka.

          Setelah persiapan dan sembahyang di Pura Penataran Agung Kilisuci, Kelurahan Pojok, Mojoroto, umat Hindu berjalan kaki sepanjang sekitar empat kilometer. Mereka memanggul berbagai jenis persembahan. “Ini masih Melasti, salah satu rangkaian acara sebelum merayakan Tahun Baru Saka 1942,” terang Wakil Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Jatim Bidang Hubungan Agama Iman Miswanto

          Ketua PHDI Kota Kediri Komang Kusuma Yudhana menyebutkan, inti upacara Melasti yang ditutup dengan larung sesaji di Sungai Brantas adalah untuk membersihkan Bhuana Alit dan Bhuana Agung. “Buana Alit artinya diri kita sebagai manusia dan Bhuana Agung adalah alam semesta beserta isinya,” ujarnya.

melasti kediri

BERSIHKAN SEMESTA: Prosesi upacara Melasti sebelum merayakan Tahun Baru Saka 1942. (Iqbal Syahroni - radarkediri)

          Melasti di Kota Kediri ini disambut meriah warga sekitar. Pasalnya, prosesi Melasti dan Larung Sesaji terakhir kali dilakukan di Kediri sekitar empat tahun lalu. Satu tahun di Tulungagung dan dua tahun di Waduk Siman, Kepung. “Memang biasanya dilaksanakan berbarengan dengan umat Hindu dari daerah lain di sekitar Kediri,” pungkas Komang.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia