Rabu, 01 Apr 2020
radarkediri
Home > PERSIK KEDIRI
icon featured
PERSIK KEDIRI

Liga 1: Lawan Persebaya, Persik Optimalkan Tukang Gedor Lokal

27 Februari 2020, 18: 14: 06 WIB | editor : Adi Nugroho

persik liga 1

SERIUS: Septian Bagaskara dkk berlatih di Stadion Brawijaya Kediri sebelum laga pembuka Liga 1 lawan Persebaya. (Anwar Basalamah - radarkediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Dicoretnya Patrik Bordon karena cedera memberikan dampak pada lini serang Persik Kediri. Apalagi, Macan Putih akan bertandang ke Gelora Bung Tomo menghadapi Persebaya Surabaya, Sabtu besok lusa (29/2).

          Jelas bukan pekerjaan yang mudah mencari penggantinya. Sebab, sampai hari ini, manajemen belum mendapatkan striker asing untuk mengisi posisi Bordon. Karenanya, pelatih Joko Susilo menegaskan akan mengandalkan pemain lokal di laga pembuka Liga 1 Indonesia. “Kami sepertinya akan menurunkan penyerang lokal,” kata Joko kepada Jawa Pos Radar Kediri.

          Waktu yang mepet menjelang kick off dianggap Joko sangat mustahil mendapatkan pengganti Bordon. Meski oleh agen dijanjikan minggu ini, tim pelatih tidak ingin berspekulasi. “Saya belum percaya kalau orangnya belum di sini (Persik),” ungkap pelatih kelahiran Cepu, Jawa Tengah ini.

          Sepeninggal pemain yang didatangkan dari Slovenia itu, Persik  saat ini tinggal memiliki tiga penyerang. Dua pemain merupakan striker murni. Mereka adalah Septian Satria Bagaskara dan Ronaldo Rubener Wanma. Sedangkan satu penyerang lagi lebih bertipe sebagai winger. Dia adalah Antoni Putro Nugroho.

          Melihat kebutuhan tim, Bagakara lebih berpeluang diturunkan sebagai penyerang murni. Apalagi striker 23 tahun asal Semampir itu merupakan top scorer Persik di Liga 2 dan 3. Selain itu, tipenya lebih condong sebagai penyelesai akhir atau finisher.

          Mengenai peluang Bagas turun melawan Persebaya, Joko tidak menampiknya. Meskipun sebenarnya kondisi pemilik nomor punggung 10 itu belum 100 persen setelah menjalani operasi engkel di Jakarta. “Bagas sudah main. Tapi kondisinya belum 100 persen. Itu normal. Tidak mungkin seminggu latihan langsung pulih,” terang mantan asisten pelatih timnas ini.

          Lalu bagaimana dengan peluang Ronaldo dan Antoni? Di Piala Gubernur, penampilan Antoni terbilang memuaskan. Dia kerap mengisi slot penyerang dengan formasi 3-5-2 yang diturunkan Joko. Di beberapa laga, mantan pemain PSS Sleman itu selalu membuat repot pertahanan lawan.

          Bahkan, Antoni selalu punya peluang mencetak gol. Tinggal, saat ini Joko perlu memoles lagi finishing touch-nya agar lebih tajam. Sebab, tendangannya sering meleset atau membentur tiang gawang.

          Sedangkan peluang Ronaldo lebih kecil untuk dimainkan. Sebagai pemain muda, pemuda 21 tahun asal Papua itu perlu meningkatkan level permainannya. Pasalnya, selama bermain di ajang pramusim, ketajamannya belum terlihat.  

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia