Minggu, 29 Mar 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Segera Perbaiki Empat Titik Plengsengan

BPBD Kirim Proposal Bantuan ke Pemprov Jatim

24 Februari 2020, 12: 33: 34 WIB | editor : Adi Nugroho

Plengsengan

BELUM DIPERBAIKI: Seorang warga setempat sedang asyik memancing di lokasi plengsengan yang ambrol di Desa Kedungombo, Tanjunganom, kemarin sore. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nganjuk telah mengatur perbaikan empat plengsengan yang ambrol. Proposal usulan perbaikan plengsengan itu juga telah disampaikan ke Pemprov Jatim.

Kalaksa BPBD Nganjuk Soekonjono mengatakan, empat titik plengsengan yang ambrol itu berada di tiga kecamatan. Yakni, satu titik di Desa Kedungombo, Tanjunganom, dan satu titik di Desa Ngangkatan, Rejoso. “Yang dua titik ada di Desa Kedungglugu, Gondang,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Nganjuk, kemarin siang.

Sebelum membuat proposal ke Pemprov Jatim, lanjut Soeko, BPBD telah melakukan asesmen dan serangkain pengecekan langsung ke lokasi. Terutama untuk mendapatkan data pasti yang diajukan ke provinsi. Baik data berupa ukuran, volume, dan teknis lainnya.

Soeko menjelaskan, proposal tiap titik pembangunan plengsengan berbeda-beda. Tergantung kerusakan plengsengan di empat titik tersebut. Otomatis, besaran dana yang diajukan juga tidak sama. “Nantinya, usulan itu juga akan diverifikasi langsung oleh tim dari Pemprov Jatim,” imbuh Soeko.

Karenanya, hingga kemarin Soeko belum bisa membeber besaran biaya untuk perbaikan keempat titik plengsengan yang ambrol tersebut. Ia memilih untuk menunggu kepastian yang diberikan pihak pemprov terlebih dahulu. “Soalnya usulan dan realisasinya bisa naik atau justru turun. Tergantung verifikasi dari pemprov,” tuturnya.

Lebih lanjut Soeko menyebutkan, kedua kemungkinan tersebut sangat wajar terjadi. Pasalnya, pihak Pemprov Jatim punya pertimbangan tersendiri untuk perbaikan. Terlebih, tim verifikator memiliki data yang lengkap dan detail.

Dikatakan Soeko, pemprov tidak hanya menerjunkan satu atau dua organisasi perangkat daerah (OPD). Melainkan, semua instansi terkait akan melakukan verifikasi ke empat lokasi plengsengan yang ambrol tersebut. “Sehingga bisa saja nilainya dikurangi atau justru ditambah dari yang kami usulkan,” ulangnya.

Sementara itu, jika usulan telah mendapatkan persetujuan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, penetapan anggaran baru bisa dilaksanakan. Sejurus kemudian, perbaikan keempat plengsengan yang ambrol itu bisa segera direalisasikan.

Dia memprediksi perbaikan bisa dilakukan dalam waktu yang tak lama lagi. “Kemungkinan kalau tidak bulan ini ya bulan depan dapat dikerjakan,” pungkas Soeko.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia