Sabtu, 04 Apr 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Curi Motor Pelatih Senam, Catur Dibekuk Polisi

24 Februari 2020, 12: 07: 55 WIB | editor : Adi Nugroho

Pelaku

TAK BERKUTIK: Catur saat dibekuk unit Resmob Polsek Warujayeng di wilayah Wates, Kabupaten Kediri, kemarin. (Humas Polres Nganjuk for radarkediri.id)

Share this          

TANJUNGANOM, JP Radar Nganjuk- Catur Agus Sugiarto, 36, harus berurusan dengan unit Resmob Polsek Warujayeng, kemarin. Pasalnya, dia kedapatan mencuri motor Yamaha Fino bernopol AG 2840 UW milik Sulistiana Wati, 46, warga Desa Sugihwaras, Tanjunganom, Jumat (21/2) lalu.

Kasubbag Humas Polres Nganjuk AKP Sudarman mengatakan, warga Probolinggo itu tidak hanya mencuri motor saja. Melainkan juga tiga unit gawai merek Xiaomi, Realme 5i, dan Vivo Y12. Ia dibekuk petugas di wilayah Wates, Kabupaten Kediri, Minggu (23/2) sekitar pukul 03.00 atas koordinasi dengan polsek setempat.

“Unit Reskrim Polsek Warujayeng mendapat kabar dari Polsek Wates, Kediri ada orang mencurigakan yang baru saja diserahkan warga,” ujar Sudarman kepada Jawa Pos Radar Nganjuk, kemarin siang.

Sebelumnya, Polsek Warujareng telah menyebar informasi kehilangan yang dialami Sulistiana kepada jajaran Opsnal Polda Jatim. Dari sanalah Polsek Wates menduga jika pria yang diamankan warga itu adalah tersangka kasus curanmor yang tengah diburu Polsek Warujayeng.

Unit Reskrim Polsek Warujayeng langsung meluncur untuk mengecek kebenaran informasi tersebut. Ternyata, Catur memang buronan kasus curanmor di Desa Krajan, Tanjunganom, pada Jumat (21/2) lalu. “Tersangka akhirnya langsung digelandang oleh petugas ke Polsek Warujayeng,” imbuhnya.

Untuk diketahui, kasus pencurian bermula saat Sulistiana hendak berangkat melatih senam di Kota Nganjuk sekitar pukul 08.00. Motor Yamaha Fino miliknya dititipkan di rumah Sri Rahayu, 40, temannya yang tinggal di Desa Krajan, Tanjunganom. Sebab, mereka berencana berangkat berdua untuk senam.

Setelah selesai melatih senam sekitar pukul 11.00, keduanya pun pulang. Namun, saat berada di rumah Ayu, motor milik Sulistiana sudah raib. Bahkan, empat buah gawai milik Ayu juga lenyap. Sontak, keduanya pun kebingungan mencarinya.

“Ada saksi yang mengetahui bahwa sepeda motor tersebut dibawa oleh Catur,” tutur Sudarman. Tersangka sendiri merupakan kenalan dari Ayu. Malam sebelumnya Catur sempat bermalam di rumah tersebut.

Ayu langsung menghubungi Catur. Dapat tersambung. Namun, tersangka berdalih bahwa motor hanya dipinjam sebentar. Setelah ditunggu beberapa jam, Catur tak kunjung menunjukkan batang hidungnya. “Akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Warujayeng,” timpal perwira dengan tiga balok emas di pundak tersebut.

Kini, Catur harus mendekam di ruang tahanan Polsek Warujayeng. Ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya mencuri motor milik Sulistiana tersebut. Sementara itu, Yamaha Fino masih diamankan pihak berwajib untuk dijadikan barang bukti.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia