Jumat, 03 Apr 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Truk Terguling, lalu Terperosok

Jalur Arteri Sempat Ditutup saat Evakuasi

21 Februari 2020, 11: 24: 49 WIB | editor : Adi Nugroho

Truk

EVAKUASI: Petugas derek sedang mengevakuasi truk Indomaret yang terperosok di jalan raya Nganjuk-Surabaya di Desa Sambirejo, Tanjunganom, Rabu (19/2) malam. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

TANJUNGANOM, JP Radar Nganjuk - Truk Indomaret yang dikemudikan M. Anisul Mutaqin, 23, terguling di tengah jalan raya Nganjuk-Surabaya di Desa Sambirejo, Tanjunganom, Rabu malam lalu (19/2). Saat dievakuasi, truk bernopol W 9020 NQ itu justru tergelincir. Lalu terperosok ke persawahan di selatan jalan tersebut.

Kepala Sopir Truk Indomaret Area Jombang M. Arifin mengatakan, kejadian berlangsung selepas Magrib. Sekitar pukul 18.30. Kala itu, Anis sedang melajukan kendaraannya dari arah barat. Yakni berniat kembali ke gudang Indomaret di Jombang.

“Habis mengantar muatan ke Madiun. Ini mau balik ceritanya,” ujar Arifin saat ditemui di lokasi kecelakaan.

Menurut penuturannya, truk tersebut oleng hingga akhirnya terguling. Lantaran sebelumnya ada truk tronton tidak dikenal menyalipnya. Arifin mengaku truk tronton itu menyalip terlalu ke kiri. Sampai membuat truk Anis turun dari aspal. “Pas mau kembali ke aspal, banting kanan lalu oleng,” imbuhnya.

Truk boks tersebut terguling dengan posisi sisi kirinya berada di bawah. Beruntung, Anis tidak sampai mengalami luka parah. Bahkan, nyaris tidak ada luka di badannya. Namun, bodi truknya lecet-lecet dan kaca depannya pecah. Selain itu, oli kendaraannya juga sempat bocor yang membasahi aspal.

Dia menuturkan, truk perusahaannya itu tidak melaju dengan kecepatan kencang. Pasalnya, dari catatan GPS di kendaraan tersebut, kecepatan sebelum kecelakaan hanya 30 km/jam. Bahkan, laju kendaraan paling cepat truk itu hanya 46 km/jam.

“Kecepatannya rata-rata hanya berkisar 30-40 km/jam,” klaim pria kurus tersebut.

Beberapa waktu berselang, anggota Satlantas Polres Nganjuk langsung mendatangi lokasi kecelakaan. Petugas langsung mengatur buka-tutup arus. Truk langsung dievakuasi dengan mobil derek. Namun, setelah ke posisi normal, truk justru menggelinding. “Malah terperosok,” katanya.

Usaha evakuasi pun dilakukan. Kali ini, posisinya lebih sulit. Lantaran harus mengangkat truk yang sedang terperosok di sawah tersebut. Tak ayal, arus lalu lintas di jalan arteri tersebut sampai harus ditutup beberapa kali. Terutama saat mobil derek berusaha menarik truk tersebut.

Akibatnya, arus lalu lintas di sana sempat mengalami penumpukan sepanjang 200-300 meter. Baik dari arah Nganjuk maupun Surabaya. Hingga akhirnya truk dapat dievakuasi sekitar pukul 24.00. Selanjutnya, arus lalu lintas kembali normal.

Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Nganjuk Ipda Sugino mengatakan bahwa Anis justru sedang mendahului truk tronton. Ia mengambil sisi kiri untuk mendahului. Namun, truk itu akhirnya oleng lantaran di depannya ada motor yang juga melaju ke arah timur.

Beruntung, tidak ada kendaraan lain dari kedua sisi yang terlibat kecelakaan akibat hal tersebut. "Pengendara kurang konsentrasi dan tidak memperhatikan situasi arus lintas yang ada sehingga mengakibatkan kecelakaan," pungkas Gino.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia