Selasa, 31 Mar 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Asyik Main Dadu, Enam Pelaku Dicokok Polisi

19 Februari 2020, 10: 50: 15 WIB | editor : Adi Nugroho

Dadu

INTENSIF: Penyidik sedang memeriksa pelaku judi dadu di ruang Satreskrim Polres Nganjuk, Sabtu (15/2) lalu. (Humas Polres Nganjuk for radarkediri.id)

Share this          

JATIKALEN, JP Radar Nganjuk- Enam orang penjudi dadu di Desa Perning Jatikalen dibekuk oleh Unit Resmob Satreskrim Polres Nganjuk, Sabtu (15/2) lalu. Mereka adalah Samsudin, 45; Riyanto, 40; Gatut Wahyu, 35; Jupri, 38; Mujiono, 45; dan Poniman, 58.

Kasubbag Humas Polres Nganjuk AKP Sudarman mengatakan, warga Lengkong dan Patianrowo itu tertangkap basah petugas. Yakni, saat sedang asyik bermain judi dadu di sebuah pekarangan di Desa Perning, Jatikalen.

Mendapat laporan tersebut, Unit Resmob Polres Nganjuk langsung melakukan penyelidikan ke lokasi sekitar pukul 15.30. “Ternyata benar laporannya. Unit resmob akhirnya langsung melakukan penggerebekan ke sana,” ujar Sudarman kepada koran ini.

Saat dilakukan penggerebekan, mereka masih asyik bermain di sana. Langsung saja petugas menghadang pelaku agar tidak melarikan diri. “Keenam pelaku akhirnya dapat diamankan oleh petugas,” imbuh perwira dengan tiga balok emas di pundak tersebut.

Tidak hanya membekuk para pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti perjudian. Antara lain tiga buah mata dadu, satu buah tatakan, selembar beberan tombokan, dan sebuah kaleng pengocok dadu.

Keenamnya pun tidak berkelit lagi. Pasalnya uang tunai bukti perjudian juga berhasil diamankan oleh petugas. “Total uang tunai hasil perjudian yang diamankan berjumlah Rp 1.045.000,” papar pria yang pernah menjabat sebagai kepala Polsek Prambon dan Loceret tersebut.

Keenamnya pun langsung digelandang ke Polres Nganjuk untuk dilakukan pemeriksaan. Dari sna dapat diketahui peran masing-masing pelaku. Yakni Mujiono dan Riyanto yang menjadi bandar judi dadu tersebut. “Sedangkan pelaku lainnya merupakan sebagai pemain judi dadu,” tutur Sudarman kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

Kini, keenam pelaku dilakukan penahanan oleh petugas berwajib. Hal itu dilakukan untuk memudahkan proses pemeriksaan mereka. “Proses penyidikan lebih lanjut diserahkan kepada Unit Pidum Satu Satreskrim Polres Nganjuk,” tandas Sudarman.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia