Rabu, 08 Apr 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Panas karena Asmara, Sotel yang Berbicara

17 Februari 2020, 18: 37: 46 WIB | editor : Adi Nugroho

Sotel Berbicara

Sotel Berbicara (Ilustrasi: Afrizal - radarkediri)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Kedua wanita ini sebenarnya bertetangga, tapi sungguh tak akur. Bahkan, ketidakakuran itu berujung pada pertengkaran. Tak hanya dengan tangan kosong tapi juga melibatkan ‘senjata’. Untungnya, karena yang bertengkar wanita maka ‘senjata’ itu hanya berupa sotel, bahasa Jawa dari sudip atau spatula.

Toh, meskipun hanya bersenjata sotel, cukup membuat salah satu yang terlibat jadi luka-luka. Dan, lagi-lagi, ujung-ujungnya juga jadi urusan pak polisi. Salah satu dari mereka pun menjadi tersangka. Diamankan oleh petugas berikut ‘senjata’ sotel-nya.

Kisah gegeran dua wanita ini terjadi di Desa Sidowarek, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri. Mereka yang terlibat adalah Katiyem, 53, dan Sukesi, 52. Berawal pada Kamis (13/2) ketika tiba-tiba Katiyem mendatangi rumah Sukesi. Tentu sambil mengolok-olok.

“Olok-olok Katiyem membuat Sukesi kaget. Dia keluar rumah dan terjadilah cekcok di antara mereka,” terang Kasi Humas Polsek Plemahan Aipda Andhik Susilo.

Adu mulut pun terjadi. Bahkan, sangat sengit. Olok berbalas olok. Cacian berbalas cacian. Hingga Katiyem jadi naik pitam. Dia tak puas beradu mulut, ganti tangan yang berbicara. Dia mendekati Sukesi dan memukulnya dengan sotel yang memang sudah dia bawa sejak dari rumah.

Repotnya, tak hanya sotel yang berbicara pada akhirnya. Tangan kosong pun ikut mengarah ke Sukesi.  Membuat wanita itu mengalami luka pada bagian kepala.

“Dari kejadian tersebut, akibatnya korban mengalami luka robek di bagian atas kepala. Serta mengalami memar di bagian bawah mata, luka di dahi, dan di jari tengah tangan kanan. Juga ada luka goresan di lengan sebelah kanan,” jelas Andhik.

Memang, perkelahian dua tetangga itu akhirnya dapat dilerai. Namun karena Sukesi  mengalami luka dia pun tidak terima. Akhirnya dia melaporkan lawannya ke Polsek Plemahan.

Menurut Andhik,  berdasarkan keterangan dari beberapa saksi, pertengkaran tersebut dipicu oleh rumor perselingkuhan. “Diduga penyebab pertengkaran hingga terjadi penganiayaan yakni suami Katiyem ini berselingkuh dengan Sukesi,” terang Andhik.

Kini, Katiyem harus merasakan ulah yang dia lakukan. Dia diamankan oleh personel Unit Reskrim Polsek Plemahan. “Pelaku kami amankan beserta barang bukti berupa sebuah sotel penggorengan yang terbuat dari besi dan pecahan piring,” pungkas Andhik.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia