Selasa, 25 Feb 2020
radarkediri
icon featured
Politik

Periksa dengan Metal Detector

Cegah Barang Terlarang Masuk Ruang Ujian CPNS

15 Februari 2020, 13: 57: 35 WIB | editor : Adi Nugroho

CPNS

TES SKD CPNS (Grafis: Nakula Agie Sada - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS Kabupaten Nganjuk akan dimulai hari ini. Panitia seleksi menyiapkan metal detector atau pendeteksi logam untuk memeriksa peserta yang akan mengikuti ujian. Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang dibawa masuk ke ruangan tes.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Nganjuk Sopingi mengatakan, dalam pelaksanaan tes CPNS yang dimulai hari ini, kewenangan panitia seleksi daerah (panselda) hanya terbatas hingga di luar ruang ujian. “Makanya, kami mengupayakan peserta yang masuk ke ruang ujian harus benar-benar bersih,” ujarnya.

Dia tidak ingin kecolongan hingga ada peserta yang membawa barang terlarang ke dalam ruang ujian. Termasuk sejumlah sarana untuk berbuat curang dengan membawa benda tertentu.

Karenanya, sebelum masuk ke dalam ruang ujian, peserta akan diperiksa secara seksama. Termasuk pemeriksaan menggunakan metal detector. “Ini (pemeriksaan dengan metal detector, Red) untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” lanjutnya.

Di beberapa daerah yang lebih dulu melaksanakan ujian CPNS, terang Sopingi, ditemukan ada peserta yang membawa jimat. Padahal, sesuai peraturan peserta hanya diperbolehkan membawa KTP dan nomor PIN.

Adapun selebihnya dilarang. Terutama membawa ponsel ke dalam ruang ujian. “Tidak boleh membawa ponsel ke dalam ruang ujian,” terang Sopingi sembari menyebut panitia akan mengamankan barang terlarang yang didapati selama pemeriksaan.

Untuk diketahui, total ada 8. 333 peserta yang akan mengikuti SKD hingga Kamis (20/2). Ribuan peserta tersebut akan dibagi ke dalam 28 sesi ujian. Sesuai jadwal, hari ini akan digelar empat sesi ujian. Dimana, tiap sesi diikuti 300 peserta.

Selanjutnya, Minggu (16/2) hingga Rabu (19/2) nanti masing-masing akan diisi lima sesi ujian. Selanjutnya, pada hari terakhir SKD atau Kamis (20/2) nanti hanya akan digelar empat sesi sisanya.

Sementara itu, untuk memastikan SKD hari ini berjalan lancar, panitia telah melakukan uji coba komputer kemarin. Uji coba diikuti oleh para calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lolos tes tahun lalu.

Sopingi mengaku bersyukur pelaksanaan uji coba berjalan lancar. Dia berharap SKD selama enam hari ke depan bisa berjalan tanpa hambatan. “Pada hari pertama besok (hari ini, Red), peserta tes CPNS akan mendapat pengarahan dari Pak Bupati,” tandas Sopingi.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia