Selasa, 25 Feb 2020
radarkediri
icon featured
Politik

Pohon Mangga Tumbang Timpa Pengendara Motor

Korban Dirawat di RSUD Nganjuk

15 Februari 2020, 13: 10: 29 WIB | editor : Adi Nugroho

Pohon

LEBAT: Warga bersama petugas BPBD Nganjuk memotong batang dan dahan pohon yang menutupi Jl Raya Desa Plosoharjo, Pace Kamis (13/2) malam. (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Nahas dialami Warsito, 46. Warga Desa Jambi, Baron itu tertimpa pohon mangga yang tumbang saat melintas di Jl Raya  Desa Plosoharjo, Pace, sekitar puul 23.00 Kamis (13/2) malam. Akibat kejadian tersebut, dia harus menjalani perawatan di RSUD Nganjuk.

Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, saat kejadian Warsito baru saja pulang dari pengajian. Sedianya dia hendak pulang ke rumah. Saat melewati lokasi kejadian, jalan masih basah usai diguyur hujan deras.

Tiba-tiba pohon mangga setinggi sekitar 15 meter ambruk. Pria yang mengendarai motor Honda Vario bernopol AG 3661 XX itu tidak bisa menghindar. Braaak! Motor dan tubuh Warsito tertimpa pohon. Akibat kejadian itu dia mengalami luka parah di wajah dan kepala.

          Sugianto, 58, warga setempat mengatakan, saat kejadian pohon tumbang dirinya tengah rebahan. “Saya dengar ada suara retakan dan hempasan di seberang toko,” ujar pria tua yang bertugas menjaga toko itu. 

          Penasaran dengan suara yang didengar di malam buta itu, Sugianto langsung keluar. Awalnya dia sempat menduga suara kencang itu akibat rumah yang ambruk.

          Begitu keluar dari toko dia melihat pohon mangga tumbang. Sugianto semakin panik saat melihat ada motor dan orang yang tertimpa pohon dengan diameter 1,1 meter. “Saya teriak memberi tahu tetangga agar ikut menolong,” lanjutnya.

          Hanya dalam hitungan menit, puluhan warga langsung mendatangi lokasi. Sembari membawa senter, mereka berusaha menyelamatkan Warsito. “Korban masih bernyawa, dibawa menggunakan tosa ke Puskesmas Tanjunganom,” akunya.

          Adapun motor berwarna putih milik Warsito dibawa ke toko yang dijaga oleh Sugianto. Usai menjalani perawatan awal di puskesmas, Warsito dirujuk ke RSUD Nganjuk.

          Kapolsek Warujayeng Kompol Edy Hariadi mengungkapkan, hingga kemarin siang Warsito masih menjalani perawatan di RSUD Nganjuk. “Korban mengalami luka parah dan masih harus dirawat,” terangnya.

          Peristiwa pohon tumbang yang menimbulkan korban pengendara motor ini menurut Edy bisa jadi peringatan. Yaitu, agar masyarakat berhati-hati saat melintas di jalan yang ditumbuhi banyak pohon hijau di pinggirnya. “Harus lebih berhati-hati lagi,” imbaunya.

          Kades Plosoharjo Jarwo mengatakan, pohon mangga yang tumbang Kamis malam lalu itu merupakan milik warga setempat. Adapun untuk pohon hijau lain di tepi jalan, menurutnya sudah diajukan untuk dipangkas.

          Dengan tinggi pohon yang mencapai 15 meter, batang dan dahan pohon yang tumbang tetap menutupi jalan raya yang menghubungkan Kecamatan Pace dan Tanjunganom itu. Meski, jarak antara lokasi pohon dengan jalan mencapai lima meter. “Usianya sudah ratusan tahun, sehingga saat tumbang posisi batang dan dahannya bisa sampai ke jalan raya seperti ini,” bebernya.

          Dia mengimbau warga agar memperhatikan pohon-pohon mereka yang ada di tepi jalan raya. “Kalau sudah besar ya dipangkas agar tidak ada kejadian seperti ini,” pintanya.

          Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nganjuk Soekonjono mengatakan, pohon tumbang setelah daerah setempat diguyur hujan lebat. Dia memperkirakan hal itu karena akar pohon mangga tidak kuat menahan beban yang berat. “Selepas hujan, batang pohon basah menjadi lebih berat sehingga pohon jadi tumbang,” tuturnya.

          Untuk mencegah kejadian serupa, dia meminta agar pohon-pohon tua diremajakan. “Saat melintas di jalan saat hujan deras dan angin kencang juga harus hati-hati,” tegasnya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia